KETIMPANGAN Alokasi Dana BOS, Komisi IV DPRD Kalsel akan Protes ke Kemendikbud RI

- Penulis

Selasa, 19 Maret 2024 - 19:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel gelar kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jakarta, pada Senin (18/3/2024). (SuarImdonesia/Humas)

Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel gelar kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jakarta, pada Senin (18/3/2024). (SuarImdonesia/Humas)

SuarIndonesia – Pasca ujian sekolah, guna menyiapkan siswa ke jenjang pendidikan selanjutnya, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel gelar kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Jakarta, pada Senin (18/3/2024).

Kepala SMAN 4 Jakarta, Achmad Subekti. Dalam pertemuan ini, memaparkan program-program yang dilakukan SMAN 4 Jakarta pasca ujian sekolah.

Ia juga menjelaskan dari total seluruh siswa kelas 12 di SMA 4 Jakarta, 40 persennya rata-rata sudah pasti diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Tapi memang ada (siswa) yang belum diterima, nanti dia itu tes di jalur mandiri. Oleh karena itu kita persiapkan anak-anak kita yang belum diterima itu dengan kita anggarkan di rencana kerja sekolah, memang ada anggarannya untuk membina, men-trial dan membahas soal-soal UTBK ke anak-anak kita, anggarannya cukup besar sekitar 25 juta rupiah,” terangnya.

Subekti juga mengatakan, selain pembahasan soal UTBK, juga ada program edufair dimana para siswa bisa mengenal lebih jauh tentang perguruan tinggi beserta jurusan-jurusan didalamnya. Acara ini diisi oleh perguruan tinggi yang mempunyai kompetensi yang bagus, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bogor, dan lain lain.

Subekti menambahkan berbagai program-program pengembangan sekolah bisa terlaksana berkat dukungan anggaran untuk SMAN 4 Jakarta yang cukup besar yakni dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 11,5 juta rupiah perkelas perbulan dan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) 500 ribu rupiah peranak perbulan.

Baca Juga :   PELIPATAN Surat Suara di Gudang Logistik KPU Dijaga Ketat Aparat Polresta Banjarmasin

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, Lutfi Saifuddin, mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan oleh SMAN 4 Jakarta untuk menyiapkan siswa ke jenjang pendidikan selanjutnya serta pengelolaan dana BOS yang optimal. Hanya saja yang membuat Lutfi terkejut yakni terkait ketimpangan dana BOS antara Kalsel dan Jakarta.

“Satu hal yang mungkin menjadi PR besar untuk Komisi IV dalam kunjungan kerja hari ini adalah kami mendapatkan informasi bahwa BOS yang didapatkan siswa SMA di Jakarta ini sebesar Rp 6.000.000 pertahun, berbanding jauh sekali dengan anak-anak kita di Kalsel yang hanya mendapatkan 1.640.000 rupiah pertahun.

Dan ini sebuah ketidakadilan, dan ini harus kita perjuangkan, dan harus kita protes keras ke pemerintah pusat,” ungkapnya

Lutfi juga mengatakan kesempatan kunjungan kerja berikutnya ia dan rekan-rekan di Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel akan berusaha membuka ruang diskusi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud RI) untuk memperjuangkan kualitas pendidikan yang lebih baik bagi pelajar di Kalsel. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca