KEMENAG Kalsel: Terhalang Awan Tebal Pantauan Hilal Awal Zulhijah 1414 H

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 23:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Yamani saat melakukan peneropong untuk memantau hilal awal Dzulhijjah 1446 H atau 2025 M di atas Hotel Zurich Express Banjarmasin, Selasa (27/5/2025). (ANTARA/Sukarli)

Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Yamani saat melakukan peneropong untuk memantau hilal awal Dzulhijjah 1446 H atau 2025 M di atas Hotel Zurich Express Banjarmasin, Selasa (27/5/2025). (ANTARA/Sukarli)

SuarIndonesia — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan hasil pemantauan melalui kegiatan rukyatul hilal awal bulan Zulhijah 1446 H atau 2025 M yang dilaksanakan di salah satu puncak hotel di Banjarmasin, Selasa (27/5/2025).

“Hasilnya memang kita tidak menyaksikan munculnya bulan tanda masuknya awal bulan Zulhijah 1446 H,” ujar Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Yamani di Banjarmasin, Selasa (27/5/2025).

Menurut dia, pemantauan menggunakan peralatan teropong canggih sekitar pukul 18.17 WITA terhalang tebalnya awan.

“Memang masalahnya awan tebal, hingga tidak memungkinkan terlihat,” ujarnya.

Menurut Yamani, kondisi kegiatan hisap rukyat awal Zulhijah 1446 H di Kalsel ini segera dilaporkan ke Kementerian Agama RI.

“Kita tunggu saja keputusan sidang isbat di Kementerian Agama pusat,” tutur Yamani dilansir dari AntaraNews.

Yamani menyampaikan perhitungan yang dilakukan pihaknya, yakni kenaikan bulan pada pukul 18.17 WITA dengan perhitungan tinggi bulan hakiki 2 derajat 01 menit 35 detik di atas ufuk.

Baca Juga :   JUMRAN tak Sanggup Bayar Restitusi

Sedangkan tinggi bulan Mar’i sekitar 1 derajat 31 menit 39 detik di atas ufuk.

Diungkapkan Yamani, berdasarkan kriteria imkanur rukyat MABIMS terbaru, yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6 koma 4 derajat yang ditetapkan berdasarkan surat Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam pada 25 Februari 2022.

Sesuai dasar tersebut, ungkap Yamani, maka kondisi hilal tidak terpenuhi di Provinsi Kalimantan Selatan, akan tetapi untuk wilayah Aceh telah terpenuhi.

Dalam kondisi seperti ini, pemantauan awal Zulhijah 1446 H sangat tergantung dengan hasil dinamika yang terjadi pada sidang isbat Pemerintah RI sesaat setelah dilakukan pemantauan hilal.

“Sekali lagi kita tunggu bersama keputusan pemerintah, semua harus terus menjaga kedamaian,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIAN RAHMAT TRIANTO Raih Women’s Inspiration Awards 2026
EMBARKASI Banjarmasin Siap Berangkatkan JCH Kloter 06 dari Kalteng
KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca