KEMENAG Kalsel: Dai Perkuat Dakwah Ramadan 1447 H di Wilayah 3T

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin dihadiri Pimpinan UPZ Bank Kalsel, Kepala Bidang Penais Zawa serta Ketua Tim Bidang Penais Zawa saat melepas para dai yang ditugaskan dakwah di wilayah 3T, yakni, tertinggal, terdepan dan terluar di Kalsel, di Banjarmasin, Kamis (12/2/2026). (Foto: Dok Kemenag Kalsel)

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin dihadiri Pimpinan UPZ Bank Kalsel, Kepala Bidang Penais Zawa serta Ketua Tim Bidang Penais Zawa saat melepas para dai yang ditugaskan dakwah di wilayah 3T, yakni, tertinggal, terdepan dan terluar di Kalsel, di Banjarmasin, Kamis (12/2/2026). (Foto: Dok Kemenag Kalsel)

SuarIndonesia — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menugaskan para dai untuk memperkuat dakwah Ramadan 1447 H/2026 M di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan dan terluar di provinsi setempat.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin di Banjarmasin, Kamis (12/2/2026), menyampaikan, telah melepas para dai yang bertugas dakwah di wilayah 3T tersebut khususnya ke wilayah terpencil.

Menurut dia, program ini bekerjasama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel atas dukungan dan alokasi anggaran terhadap program Dai 3T tersebut.

Menurut dia, kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata dalam menghadirkan pelayanan keagamaan hingga ke wilayah pelosok.

“Terima kasih kepada UPZ yang telah mengalokasikan anggaran untuk program ini. Semoga partisipasi ini menjadi amal kebaikan dan penuh keberkahan dari Allah SWT, terlebih dilaksanakan pada momentum Ramadan,” ujarnya.

Tambrin menyatakan, para dai yang ditugaskan telah menerima amanah besar dari Kementerian Agama untuk melaksanakan dakwah di tengah masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan keagamaan.

Dia berpesan agar dakwah yang disampaikan mengedepankan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin.

“Laksanakan dakwah dengan penuh tanggung jawab. Sampaikan ajaran agama dengan hikmah, mau’izhah hasanah, dan mujadalah yang baik. Gunakan tutur kata yang santun dan menyejukkan. Di era sekarang, pendekatan dakwah harus mampu menghadirkan kedamaian dan memperkuat persatuan,” ujar Tambrin, dilansir dari AntaraNews.

Tambrin juga mengingatkan bahwa kehadiran dai di wilayah 3T bukan sekadar menjalankan program, melainkan menjadi representasi negara dalam memastikan pelayanan keagamaan dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah tertinggal.

Baca Juga :   KASUS PEMERKOSAAN Dipertanyakan Keluarga Korban Perkembangan Perkaranya, Begini Penegasan Polisi

“Para dai hadir bukan hanya sebagai penceramah, tetapi sebagai pembimbing, penguat dan sahabat masyarakat. Jadilah teladan yang membawa kebermanfaatan dan solusi di tengah kehidupan sosial keagamaan mereka,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Kalsel Ahmad Sawiti menjelaskan bahwa program Dai 3T merupakan inisiatif Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama serta pemerataan pelayanan keagamaan di wilayah dengan akses terbatas.

“Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelayanan keagamaan hadir hingga ke pelosok negeri,” jelasnya.

Sebanyak sepuluh dai tersebut akan melaksanakan misi dakwah Ramadan 1447 H di tujuh kabupaten di Kalimantan Selatan, yakni Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Barito Kuala.

“Kami harap dakwah Islam yang disampaikan menyejukkan, inklusif, dan berorientasi pada penguatan moderasi beragama dapat semakin dirasakan oleh masyarakat di wilayah 3T Kalimantan Selatan,” kata Thambrin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca