SuarIndonesia — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta warga masyarakat merencanakan perjalanan mudik lebih awal guna menghindari lonjakan jumlah penumpang saat puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya pada angkutan laut di sejumlah wilayah Indonesia.
“Kemenhub menyiapkan sejumlah kapal negara di berbagai wilayah untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang yang tidak dapat tertampung oleh kapal komersial,” kata Kasubdit Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub Alwan Rasyid dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (6/2/2026).
Ia menyebutkan kebijakan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran serta keselamatan pelayaran selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
“Kapal negara disiagakan sebagai dukungan apabila terjadi peningkatan permintaan penumpang yang tidak dapat sepenuhnya tertampung oleh kapal komersial,” ucapnya.
Ia menegaskan perencanaan perjalanan oleh masyarakat sejak jauh hari menjadi faktor penting dalam mengendalikan lonjakan penumpang di pelabuhan.
Menurut dia, lonjakan jumlah penumpang yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan penumpukan di pelabuhan dan dapat berdampak pada aspek keselamatan pelayaran.
Oleh karena itu, Kemenhub mendorong masyarakat untuk membeli tiket lebih awal serta menyesuaikan jadwal perjalanan dengan ketersediaan kapasitas angkut kapal.
Selain menyiapkan kapal negara, Kemenhub juga membuka kemungkinan pemberian dispensasi pengangkutan penumpang dalam kondisi tertentu.
Namun, Alwan menegaskan dispensasi hanya dapat diberikan dengan syarat seluruh ketentuan keselamatan dipenuhi secara ketat oleh operator kapal.
“Kapal tetap harus beroperasi sesuai standar teknis dan kapasitas maksimum yang diizinkan,” kata Alwan mengutip AntaraNews, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan pengawasan terhadap pelaksanaan angkutan laut Lebaran akan terus dilakukan oleh jajaran kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan di daerah.
“Kami berharap kombinasi kesiapan armada, pengawasan berlapis, serta kesadaran masyarakat dapat memastikan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Alwan. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















