KEMENHUB Minta Warga Mudik Lebih Awal untuk Hindari Lonjakan saat Lebaran

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang turun dari kapal pada saat masa mudik lebaran tahun 2023 lalu. (Foto: Istimewa)

Suasana penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin yang turun dari kapal pada saat masa mudik lebaran tahun 2023 lalu. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta warga masyarakat merencanakan perjalanan mudik lebih awal guna menghindari lonjakan jumlah penumpang saat puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya pada angkutan laut di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kemenhub menyiapkan sejumlah kapal negara di berbagai wilayah untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan penumpang yang tidak dapat tertampung oleh kapal komersial,” kata Kasubdit Pengukuran Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub Alwan Rasyid dalam keterangannya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (6/2/2026).

Ia menyebutkan kebijakan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran serta keselamatan pelayaran selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.

“Kapal negara disiagakan sebagai dukungan apabila terjadi peningkatan permintaan penumpang yang tidak dapat sepenuhnya tertampung oleh kapal komersial,” ucapnya.

Ia menegaskan perencanaan perjalanan oleh masyarakat sejak jauh hari menjadi faktor penting dalam mengendalikan lonjakan penumpang di pelabuhan.

Menurut dia, lonjakan jumlah penumpang yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menimbulkan penumpukan di pelabuhan dan dapat berdampak pada aspek keselamatan pelayaran.

Baca Juga :   MASIH Ada Minyakita di Atas HET di Banjarmasin

Oleh karena itu, Kemenhub mendorong masyarakat untuk membeli tiket lebih awal serta menyesuaikan jadwal perjalanan dengan ketersediaan kapasitas angkut kapal.

Selain menyiapkan kapal negara, Kemenhub juga membuka kemungkinan pemberian dispensasi pengangkutan penumpang dalam kondisi tertentu.

Namun, Alwan menegaskan dispensasi hanya dapat diberikan dengan syarat seluruh ketentuan keselamatan dipenuhi secara ketat oleh operator kapal.

“Kapal tetap harus beroperasi sesuai standar teknis dan kapasitas maksimum yang diizinkan,” kata Alwan mengutip AntaraNews, Jumat (6/2/2026).

Ia menambahkan pengawasan terhadap pelaksanaan angkutan laut Lebaran akan terus dilakukan oleh jajaran kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan di daerah.

“Kami berharap kombinasi kesiapan armada, pengawasan berlapis, serta kesadaran masyarakat dapat memastikan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Alwan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca