KELOMPOK ORANG UTAN Naik Bus, Ternyata Lagi Pindah ‘Sekolah’

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah individu anak orang utan yang dipindahkan ke sekolah hutan baru di Nyaru Menteng, Kalteng. (Foto: Istimewa)

Sejumlah individu anak orang utan yang dipindahkan ke sekolah hutan baru di Nyaru Menteng, Kalteng. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Video sekelompok orang utan yang tampak sedang naik bus sempat viral di media sosial. Pihak Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) pun memberikan penjelasan bahwa video tersebut bukan sekadar atraksi atau konten hiburan.

CEO Borneo Orang Utan Survival Foundation, Jamartin Sihite, menegaskan bahwa momen tersebut merupakan bagian dari proses rehabilitasi. Orang utan tersebut sedang berpindah ke ‘sekolah hutan’ yang baru di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kalau dilihat dari video itu, sebenarnya yang ada di BOSF adalah anak-anak orang utan yang kami rehabilitasi agar bisa kembali hidup liar. Dalam prosesnya ada tahapan sekolah, dan sekolah mereka saat itu dipindahkan,” ujar Jamartin, Kamis (4/6/2026).

Jamartin menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak berubah meski lokasi sekolah dipindahkan. Ia menyebut hal itu mirip seperti pemindahan gedung sekolah pada manusia.

“Pelajarannya tetap sama, hanya tempatnya yang pindah. Kalau ibarat manusia, seperti gedung sekolah lama diganti yang baru,” kata Jamartin, melansir dari detikKalimantan.

Jamartin menyebut pemindahan dilakukan menggunakan bus karena jumlah individu yang cukup banyak sehingga tidak memungkinkan dipindahkan satu per satu.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

“Kalau satu per satu itu sulit. Jadi mereka kami masukkan ke dalam bus bersama pengasuh dan petugas pendamping,” jelasnya.

Ia mengatakan jumlah orang utan yang dipindahkan dalam video tersebut lebih dari 10 individu, dengan rentang usia sekitar satu hingga empat tahun.

“Kalau yang di bus itu saya lupa angka pastinya, tapi lebih dari 10 individu. Usianya sekitar satu sampai empat tahun,” ungkapnya.

Menurutnya, satu pengasuh atau babysitter biasanya mendampingi dua sampai tiga orang utan sekaligus selama proses pembelajaran di sekolah hutan.

“Biasanya satu babysitter menangani dua sampai tiga orang utan. Mereka diawasi saat belajar memanjat, mencari makan, dan lainnya,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca