195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi kekeringan musim kemarau. (Foto: gemini.ai)

Foto Ilustrasi kekeringan musim kemarau. (Foto: gemini.ai)

SuarIndonesia — Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus memperkuat strategi menghadapi karhutla dan kekeringan dengan menambah sumber air di wilayah rawan. Sebanyak 195 sumur bor dan 14 titik sarana air bersih diusulkan untuk dibangun guna mendukung penanganan kebakaran sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan mengatakan, kondisi karhutla dan kekeringan dievaluasi setiap hari. Evaluasi dilakukan melalui rapat daring pada pagi dan malam hari dengan membahas perkembangan titik api, luasan lahan terbakar, penanganan di lapangan, hingga dampak asap terhadap masyarakat.

“Setiap hari kita evaluasi kegiatan yang sudah dilakukan. Termasuk berapa kejadian yang ditangani dan bagaimana perkembangannya di lapangan,” kata Pangeran saat rapat evaluasi di Posko Induk Karhutla, halaman BPBD Kapuas, Kamis (24/9/2026).

Menurut Pangeran, evaluasi tidak berhenti pada rapat koordinasi. Petugas juga kembali mendatangi lokasi yang sebelumnya terbakar untuk memastikan tidak ada bara yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran baru.

Langkah tersebut menjadi penting karena kondisi kering dapat membuat lahan yang telah dipadamkan kembali terbakar. Karena itu, pengecekan ulang dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran susulan.

Baca Juga :   DIDUGA Temuan Jenazah di Seruyan Korban KM Virgo Tranport 8

“Di tengah keterbatasan sumber air, pemerintah daerah menginventarisasi kebutuhan pembangunan 195 sumur bor serta 14 titik sarana air bersih. Usulan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air di wilayah yang terdampak kekeringan sekaligus mendukung operasi pemadaman karhutla,” kata Pangeran, melansir dari detikKalimantan.

Sekda Kapuas Dr Usis I Sangkai meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi agar pembangunan sarana air benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan. Menurutnya, pemetaan wilayah menjadi penting sehingga fasilitas yang dibangun tidak salah sasaran.

“Perkuat koordinasi sehingga data yang disampaikan benar-benar data riil di lapangan,” tegas Usis.

Usis menyampaikan arahan Bupati Kapuas HM Wiyatno agar pembangunan sumur bor tidak hanya diposisikan sebagai fasilitas darurat selama musim karhutla.

“Sarana tersebut diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kebutuhan masyarakat setelah kondisi kembali normal,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Berita Terkait

3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
DITANGKAP Usai Bakar Rumput Halaman Rumah
KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi
HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng
TELAH DITEMUKAN 160 Korban KM Virgo Transport-8 dan 52 Meninggal Dunia
KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi
PERKUAT Mitigasi Tangani Karhutla
PENANGANAN Karhutla tak Hanya Berfokus Pemadaman

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:17

3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Jumat, 25 September 2026 - 21:53

KMT ELISABET TENGGELAM: 5 Awak Hilang Telah Teridentifikasi

Jumat, 25 September 2026 - 21:47

HARI KE-13: 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan, Lima di Kalteng

Jumat, 25 September 2026 - 18:12

TELAH DITEMUKAN 160 Korban KM Virgo Transport-8 dan 52 Meninggal Dunia

Jumat, 25 September 2026 - 15:31

BAKTI RELIGI-SOSIAL Unsur Tiga Pilar Banjarmasin Tengah

Jumat, 25 September 2026 - 15:23

FENOMENA “Tintik-tintik” Air Turun di Kota Banjarmasin

Jumat, 25 September 2026 - 00:45

TERIDENTIFIKASI 20 Jenazah dari 42 Korban KM Virgo Transport 8, Terus Dilakukan DVI Polda Kalsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:40

195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca