KASUS PEMBUNUHAN di Kampung Gadang, Bukan Masalah Merampas Miras

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 22:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Reskrim POlsekta Banjarmasin Tengah, Ipda Raihan Fakhri tunjukan barang bukti. (SuarIndonesia/DO)

Kanit Reskrim POlsekta Banjarmasin Tengah, Ipda Raihan Fakhri tunjukan barang bukti. (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia – Ternyata masalah dari perkelahian hingga tewskan korban terjadi di Kampung Gadang Jalan AES Nasution Gang Musyawarah Banjarmasin Tengah hingga tewaskan korban Riski (28), bukan masalah merampas minman keras (miras).

Tersangka pelaku Budi Hairun alias Bety (40), mengaku kalau dengan korban karena sakit hati dimintai uang.

Ini dikatakan Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Indra Agung Perdana Putra, SIK melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah saat ditemui ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

“Penyebab dari perkelahian dikarenakan korban sering meminta uang dengan tersangka,” ujarnya.

Memang perkelahian  berawal dari waktu itu korban bersama teman-temannya termasuk tersangka diduga melakukan pesta miras oplosan di sebuah kios kecil (warung) yang berada tak jauh dari rumah korban di Jalan warga Jalan AES Nasution Gang Musyawarah Banjarmasin Tengah.

Tak lama kemudian korban diduga meminta uang dengan tersangka secara paksa.

Llu keduanya sempat cecok mulut, tanpa sengaja tersangka yang masih pengaruh alkohol langsung mengambil kayu balok.

Baca Juga :   DPRD KALSEL Penguatan Pressroom Lewat Kolaborasi Antarparlemen di Yogyakarta

Akibatnya tersangka menghantamkan beberapa kali mengenai bagian kepala.

Setelah itu tersangka pulang, sedangkan korbannya di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, namun akhirnya meninggal dunia.

Mendapatkan informasi bahwa korba  meninggal dunia, tersangka langsug kabur ke arah Jalan Haji Arjjen RT6 RW 3 Kecamatan Batu benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Kanit menambahkan bahwa terungkapnya kasus ini, berawal dari keterangan para  para saksi sedang berada Jalan Kapten Pierre Tendean Banjarmasin Tengah lagi nongkrong.

Disana saksi menjelaskan bahwa tersangka melarikan diri ke arah HST, untuk bekerja disana.

Tim Gabungan lantas memburunya dan berhasil menangkap tersangka yang sedang naik sepeda motor mau mencari makan. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca