KASUS DBD Meningkat Saat Covid-19 Turun

- Penulis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kasus Covid-19 atau virus Corona di Banjarmasin memang menunjukkan penurunan angka, namun kondisi tersebut bertolak belakang dengan kasus penyakit lainnya yang tak kalah mematikan.

Pasalnya, Ibukota Kalimantan Selatan ini tengah diterpa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu ditandai dengan melonjaknya kasus penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Keperawatan Rawat Inap, RSUD Sultan Suriansyah, Ahdiat Shobari. Saat dikonfirmasi, ia membeberkan hingga kini sudah ada puluhan pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit milik Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut.

“Untuk di tahun 2021 sampai Oktober ini sudah ada 26 kasus. Rinciannya 11 pasien dewasa, 15 pasien anak-anak. Bahkan di antaranya sudah ada 4 orang yang meninggal dunia akibat DBD,” bebernya saat ditemui awak media, Kamis (21/10/2021) siang.

Lantas, apakah saat ini masih ada pasien DBD yang dirawat di rumah sakit plat merah tersebut?

Terkait hal itu, Shobari mengatakan, bahwa sekarang masih ada satu anak yang menjalani perawatan akibat tetular penyakit demam berdarah.

“Saat ini masih ada satu anak yang dirawat di RSUD Sultan Suriansyah. Dan Alhamdulillah untuk kondisinya sudah mulai membaik,” ungkapnya.

Padahal menurutnya, tahun 2020 hanya terjadi 20 kasus DBD yang dirawat di Kota Seribu Sungai ini. Satu di antaranya telah meninggal dunia.

“Dari 20 kasus itu terbagi ada dua perawatan di antaranya 9 perawatan dewasa dan 11 pasien anak-anak,” ungkapnya.

Ia menilai, peningkatan kasus DBD yang terjadi kali ini dikarenakan Kota Banjarmasin tengah memasuki musim penghujan, dan waktu itulah yang menyebabkan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus yang membawa virus Dengue mengalami lonjakan.

Baca Juga :   PILKADA 2024: KPU Banjarmasin Libatkan 500 Orang Simulasi Pencoblosan

“Maka dari itu kita mengimbau masyarakat agar benar-benar memperhatikan prinsip 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD,” katanya.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus itu seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk serta menggunakan kelambu saat tidur.

Selain itu ia juga menyarankan untuk memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk di tempat penampungan air, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

“Yang terpenting agar masyarakat memperhatikan kebersihan lingkungan, agar perkembang biakkan nyamuk pembawa penyakit ini bisa ditanggulangi. Karena DBD juga berbahaya jika kita tidak melakukan pencegahan dengan baik,” pungkasnya

Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungannya, terutama dari tempat-tempat yang membuat genangan air yang dimanfaatkan nyamuk untuk bersarang.

“Kita mengimbau masyarakat agar benar-benar memperhatikan prinsip 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD,” katanya.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus itu seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk serta menggunakan kelambu saat tidur.

Selain itu ia juga menyarankan untuk memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk di tempat penampungan air, menanam tanaman pengusir nyamuk.

Kemudian mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026
TA 2026/2027: 270 Siswa Masuk Sekolah Rakyat
PASAR MURAH ke-35 Digelar Disperindag Balangan, Warga Terbantu

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:49

DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:38

PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:11

SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:32

DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca