SuarIndonesia – Kota Banjarbaru diselimuti kabut asap tebal beberapa hari belakang.
Semua terjadi karena “menggilanya” (meningkat) kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kebakaran lahan di Banjarbaru mulai rutin terjadi. Sabtu (24/6), 9 hektare lahan terbakar di kasawan Liang Anggang, Banjarbaru. Tidak semuanya bisa ditangani satuan tugas darat.
“Yang mampu dipadamkan juga hanya beberapa hektare. Tidak semua,” kata Manajer Pusdalops BPBD Kalsel, Ricky Ferdyanto, Minggu (25/6/2023).
Ia merinci hingga Minggu kemarin luasan hutan yang terbakar di Kalimantan Selatan sekitar 18,2 hektare. Lahan yang terbakar lebih luas, mencapai 163,15 hektare.
Karhutla paling parah terjadi di Banjarbaru dengan luasan 75,8 hektare, disusul Kabupaten Tanah Laut, seluas 73,78 hektare.
“Kemudian Kabupaten Banjar dengan luasan lahan yang terbakar 5,5 hektare,” imbuhnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















