KALTENG Targetkan Udang Vaname Jadi Komoditi Andalan Nasional

- Penulis

Kamis, 30 Mei 2024 - 19:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen parsial udang vaname di kawasan Shrimp Estate BERKAH Kabupaten Sukamara, Rabu (29/5/2024). [ANTARA/HO-Dislutkan Kalteng]

Panen parsial udang vaname di kawasan Shrimp Estate BERKAH Kabupaten Sukamara, Rabu (29/5/2024). [ANTARA/HO-Dislutkan Kalteng]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan produksi udang vaname dari klaster tambak di kawasan pesisir Kabupaten Sukamara mampu menjadi komoditi ekspor andalan nasional.

Optimisme ini mengacu dari keberhasilan pelaksanaan tiga kali panen parsial di kawasan klaster tambak udang vaname atau shrimp estate yang dikembangkan Pemprov Kalteng tersebut, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, dikutip dari AntaraNews, Kamis (30/5/2024).

“Berdasarkan laporan Tim Dislutkan yang ikut melakukan panen parsial ketiga di Klaster D sebanyak delapan buah kolam D10- D17, dilakukan pada umur udang 94 hari dengan ukuran size 48-55 ekor per kilogram, dengan total panen 4.007 kilogram atau empat ton lebih udang vaname,” jelasnya.

Panen parsial selanjutnya, akan dilaksanakan kembali pada 30 Mei 2024 sebelum panen total yang diperkirakan pada size 20-25 ekor per kilogram.

“Panen parsial dilakukan untuk mengurangi kepadatan populasi udang pada siklus budi daya yang sedang berlangsung, hingga pada akhirnya pertumbuhan udang dapat semakin meningkat,” ujarnya.

Adapun pada panen parsial pertama dan kedua juga mendapatkan hasil memuaskan. Panen parsial pertama didapat sebanyak 4.776,26 kilogram atau sekitar 4,7 ton lebih udang vaname dengan ukuran 74 ekor per kilogram yang berasal dari sembilan petak kolam dengan jumlah tebar per kolam 264.000 ekor.

Kemudian pada panen parsial kedua didapat sebanyak 4.801 kilogram atau sekitar 4,8 ton lebih udang vaname dengan ukuran 63-75 ekor per kilogram yang berasal dari kluster D sebanyak tiga kolam dengan umur udang 84 hari dan kluster C sebanyak dua kolam dengan umur 72 hari.

Baca Juga :   WAKET KOMISI VII DPR RI: Anyaman-Sasirangan Kalsel harus Didukung Go-International

“Kegiatan panen parsial pada kawasan Shrimp Estate BERKAH ini kami harap menjadi motivasi masyarakat Kalteng untuk bersama-sama dalam pengembangan udang vaname menjadi produk unggulan Kalteng,” tegasnya.

Untuk saat ini, yakni hasil panen parsial tersebut dipasarkan ke PT. Bahari Makmur Sejati (BMS) Serang, Banten. Adapun harganya berkisar Rp54.000 per kilogram untuk rata-rata ukuran 79.

Pengembangan klaster tambak udang ini merupakan inisiasi Gubernur Sugianto yang melihat adanya potensi besar yang dimiliki sektor kelautan dan perikanan pada wilayah pesisir.

Pemerintah provinsi menebar 11 juta lebih benur pada Kawasan Tambak Udang atau Shrimp Estate BERKAH yang dipusatkan di Desa Sei Raja Kecamatan Jelai Kabupaten Sukamara.

Proyeksi produksi dalam satu siklus atau 105 hari adalah sebanyak 368 ton, setara Rp29,4 miliar dengan break event point selama 2 tahun 7 bulan.

Keberadaan dan pembangunan kawasan tambak udang ini dinilai sangat tepat sebagai daya ungkit perekonomian di kawasan pesisir dengan konsep bebas limbah dan berkelanjutan.

Pembangunan shrimp estate di Kalimantan Tengah ini diklaim satu-satunya di Indonesia yang dibangun menggunakan APBD Provinsi.

Terobosan ini dilaksanakan dengan sumber pembiayaan dari APBD Kalteng, yakni kolaborasi Dislutkan, Dinas PUPR dan Dinas ESDM dengan total dana sebesar Rp111,4 miliar. Pembangunan kawasan tambak udang vaname ini mencakup luasan 40,17 hektare. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BESOK Dibahas Stimulus bagi Industri Pengguna Plastik
TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel
150 JUTA Barel Minyak Rusia Diimpor Bertahap Hingga Akhir 2026
BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
TIGA PELAKU Pembantaian Ditangkap di Perbatasan Kalteng-Kaltim
MULAI Juli, B50 Diterapkan Serentak untuk Semua Sektor

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:16

REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Senin, 27 April 2026 - 15:54

TIM EKSPEDISI RUPIAN Kalimantan 2026 Dilepas Dankodaeral XIII Bersama KPW BI Kalsel

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 23:30

RATUSAN CJH Kloter BDJ 03 Tabalong Membawa “Iwak Rabuk Haruan”, Senin Malam Terbang ke Tahan Suci

Minggu, 26 April 2026 - 17:23

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Berita Terbaru

Kalsel

ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Senin, 27 Apr 2026 - 21:22


Jemaah calon haji Indonesia setibanya di Madinah. (Foto: Kemenhaj)

Nasional

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 Apr 2026 - 21:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca