KALTARA Gelar Aksi Serentak Penanganan Stunting

- Penulis

Kamis, 6 Juni 2024 - 23:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang bersama jajaran TNI/Polri, Tim Penggerak PKK berfoto bersama sejumlah balita dan ibunya pada kegiatan  Kick Off Intervensi Serentak Percepatan Penurunan Stunting 2024 di Posyandu Maleu (Satradar 255) Kota Tarakan, Kamis (6/6/2024). [ANTARA/HO-ADPIM Kaltara]

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang bersama jajaran TNI/Polri, Tim Penggerak PKK berfoto bersama sejumlah balita dan ibunya pada kegiatan Kick Off Intervensi Serentak Percepatan Penurunan Stunting 2024 di Posyandu Maleu (Satradar 255) Kota Tarakan, Kamis (6/6/2024). [ANTARA/HO-ADPIM Kaltara]

SuarIndonesia — Pemprov Kaltara bersama jajaran TNI/Polri, Tim Penggerak PKK, BUMN bersatu melaksanakan aksi penanganan stunting yang ditandai dengan peluncuran kegiatan Intervensi Serentak Percepatan Penurunan Stunting 2024.

“Kehadiran semua pihak menunjukkan keseriusan bersama menurunkan stunting atau tengkes di Kaltara,” kata Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang, di Tarakan, Kamis (6/6/2024).

Selain dihadiri Gubernur Kaltara, berbagai pihak terkait seperti perwakilan TNI, Polri, sektor swasta, lembaga non-pemerintah, dan masyarakat hadir dalam kegiatan ini.

Menyadari urgensi penanggulangan tengkes, Pemerintah menargetkan penurunan angkanya hingga 14 persen pada 2024 ini. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan intervensi yang terencana dan terkoordinasi.

Ia optimistis kegiatan ini bisa menggalang komitmen dan tindakan bersama seluruh pihak terkait agar program penurunan tengkes berjalan secara efektif dan efisien.

Ia menekankan sepuluh poin penting dalam upaya pencegahan tengkes di Kaltara, antara lain dengan tindakan pencegahan serta pendampingan calon pengantin, ibu hamil, dan bayinya.

Selanjutnya, kata dia, semua bayi harus diukur dan ditimbang secara rutin di Posyandu untuk memantau pertumbuhan mereka menggunakan alat antropometri yang standar.

Menurut Gubernur, Posyandu adalah ujung tombak dalam pemantauan dan pencegahan tengkes sehingga tenaga kesehatan dan kader mesti berperan aktif dan terus meningkatkan kapasitas dalam memberikan layanan terbaik.

Selain itu, menurutnya, kolaborasi banyak pihak menjadi hal penting. Pencegahan tengkes memerlukan kerja sama kuat antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, media, perguruan tinggi, perusahaan, dan masyarakat.

Baca Juga :   WANITA Asal Banjarmasin Selundupkan Sabu Satu Kilogram

“Tim Penggerak PKK, penyuluh KB, bidan, kader, dan tim pendamping keluarga beserta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat, perlu terus bergerak memberikan edukasi pada masyarakat,” tegas Gubernur dikutip dari AntaraNews.

Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltara terus melaksanakan program pencegahan tengkes, dengan mengalokasikan anggaran dan sumber daya yang memadai untuk mendukung intervensi serentak pencegahan stunting.

Sebelumnya Gubernur Zainal, di Kota Tarakan, Rabu (29/5/2024) mengungkapkan prevalensi stunting di Provinsi Kaltara secara konsisten menunjukkan penurunan, dari 27,5 persen pada 2021 menjadi 22,1 persen pada 2022, dan 17,4 persen pada 2023.

“Prevalensi stunting pada 2023 itu sudah berada di bawah prevalensi nasional yaitu 21,5 persen dan rujukan batas maksimal Organisasi kesehatan Dunia (WHO) yaitu 20 persen,” sebutnya.

Catatan tersebut disampaikan Gubernur Kaltara pada kegiatan Rapat Kerja Daerah Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2024 bertajuk “Penguatan Percepatan Penurunan Stunting melalui Intervensi Serentak Pencegahan Stunting”. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca