Kadishut Berhentikan Penghijauan Didanai APBD

- Penulis

Jumat, 8 Februari 2019 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Adanya spanduk yang bersebaran mencatut nama Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq membuat yang bersangkutan melaporkannya ke kepolisian.

Menurutnya, informasi di spanduk dugaan markup program penghijauan itu hoax.

Untuk membutkikan apakah hal tersebut termasuk hoax, ia menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum .

“Biar nanti  yang membuktikan hoax atau bukan,” ujar Hanif, Jumat (8/2).

Insiden pemasangan spanduk oleh oknum tertentu ini membuat Hanif sedikit terpukul.

Ia pun mengaku di tahun ini tak berani lagi menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel untuk program penghijauan di sepanjang Jalan A Yani.

Ke depan, lanjutnya, program penghijauan dilaksanakan melalui dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan swasta.

“Sekarang kita akan menggunakan dana CSR saja, kita menggunakan dana APBD diberitakan tak karuan.

Penghijauan di kiri kanan jalan tahun ini kita berhentikan dulu yang menggunakan APBD, karena kami belum siap mental. APBD untuk kegiatan lain saja,” bebernya.

Hanif mengatakan, program penghijauan yang dilaksanakan 2017 tersebut, sudah diperiksa oleh inspektprat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2018 silam.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Semua bahan, ujar Hanif, sudah diperiksa dan tidak permasalahan.

“Pada 2017 lalu kita melaksanakan penghijauan di Jalan A Yani di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Tanah Laut dengan alokasi anggaran Rp20 miliar.

Kemudian di komplek perkantoran dengan alokasi anggarab sekitar Rp2 sampai Rp3 miliar.“ Ada dua kegiatan,” bebernya.

Hanif mengaku, proyek penghijauan di kiri kanan Jalan A Yani tidaklah seperti yang diisukan orang.

Dikatakannya, proyek itu hampir merugi, sebab berbeda dari perkiraan awal. “Eskalasi terhadap nilai sangat tinggi, pemborong hampir rugi” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32