KABUPATEN LAYAK ANAK 2025, Bupati Abdul Hadi Terima Penghargaan dari Kementerian PPPA

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Balangan, H Abdul Hadi saat menerima penganugerahan KLA 2025 dari KemenPPPA RI, pada. Jumat (8/8/2025) lalu. (SuarIndonesia/adv)

Bupati Balangan, H Abdul Hadi saat menerima penganugerahan KLA 2025 dari KemenPPPA RI, pada. Jumat (8/8/2025) lalu. (SuarIndonesia/adv)

Suarindonesia- Kabupaten Balangan berhasil meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) 2025, dengan predikat Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, kepada Bupati Balangan H Abdul Hadi pada Malam Penganugerahan KLA 2025 berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, baru-baru tadi.

Usai menerima penghargaan, Bupati H. Abdul Hadi mengungkapkan rasa terima kasih mendapat penghargaan dengan predikat Nindya, sekaligus sebagai motivasi untuk bisa meningkatkan perolehan penghargaan menjadi predikat Utama untuk tahun depan.

“Alhamdulillah kita menerima penghargaan Nindya untuk kabupaten layak anak (KLA) dan ini harusnya kita lebih meningkat lagi di tahun depan,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Terkait dengan peningkatan kembali perolehan dianugerahi menjadi predikat utama KLA termasuk mengajak seluruh jajarannya dan masyarakat untuk bersama sama mendukung program khusus anak anak.

Baca Juga :   POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas

‘Insya Allah dengan kita sama sama mengajak seluruh keluarga, seluruh masyarakat untuk membahagiakan anak kita,” ucapnya.

Kemudian orang nomor satu di Balangan menegaskan, Pemkab Balangan akan terus berupaya maksimal menjalankan lima klaster KLA, termasuk menyediakan layanan publik ramah anak serta perlindungan terhadap anak dari kekerasan dan eksploitasi.

“Kami menyadari masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana ramah anak, serta penguatan perlindungan secara menyeluruh,” tutupnya. (ADV/RJ)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18