JEMBATAN Dijadikan Tempat Wisata Dikhawatirkan Menimbulkan Klaster Baru Covid 19

- Penulis

Senin, 4 Oktober 2021 - 21:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jembatan Sungai Alalak 1 penghubung Banjarmasin dan Batola yang saat ini dijadikan warga sebagai tempat wisata terlebih pada malam hari dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran covid 19.

Pasalnya banyaknya kerumunan warga yang bersua foto bahkan rela berdesakan hanya untuk melihat klap klip lampu tiang jembatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Muslim mengatakan pihak pemerintah kota dan kabupaten harus melakukan pendekatan persuasif dengan masyarakat yang berkunjung dengan terus disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

“Bagaimanapun pandemi belum selesai, walaupun tren kasus covid 19 menurun” katanya. Senin (4/10/2021)

Menurut Muslim, satgas minta protokol kesehatan tetap dijaga dengan penerapan 3 M ditambah menjauhi kerumunan, jangan sampai lengah tetap waspada.

Terkait ketersedian dosis vaksin, Muslim mengatakan masih banyak dan ujarnya ada milik kesehatan TNI dan Polri dan semua terpenuhi.

Adapun mengenai laporan perkembangan penanganan kasus covid yang diserahkan ke pusat, bukan terlambat namun ada catatan yang dilakukan secara manual dan online.

“Terkadang laporan yang diserahkan memang ada perubahan terlihat dari evaluasi, ditambah lagi gangguan signal,”ujarnya

Pihaknya pun tengah berupaya sesegeranya mengirimkan laporan ke pusat setelah pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga :   KEMENDIKBUD Tinjau Ulang Kurikulum Merdeka, Disdikbud Kalsel Siap Tunggu Arahan

“Usai pelaksanaan vaksin kita dorong teman-teman di lapangan untuk segera melaporkan,”

Sementara Wakil Ketua Komisi III Rosehan NB menyatakan pemerintah kota dan kabupaten seharusnya jeli melihat banyaknya pengunjung yang datang ke jembatan alalak 1.

“Agar masyarakat yang berkunjung tetap merasa aman dan terjaga terlebih saat ini masih di tengah pandeni,” ujarnya

Politisi dari PDI P ini juga berharap, pemerintah juga harus jelas menetapkan tanggal peresmian jembatan alalak 1, agar ada yang bertanggung jawab baik dari segi keamanan dan kebersihan.

“Jangan setelah dibuka, namun tidak dijaga dan dirawat seperti kebersihannya,”

Kesadaran masyarakat sangat diperlukan, agar jembatan yang baru dibuat kan pemerintah tetap nyaman dan aman.

Posisi Jembatan yang berada di antara dua daerah, diharapkan kab/kota sama sama menjaga.

“Turunkan saja Satpol PP daerah masing masing daerah untuk menjaga,” tutupnya (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiwi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak
ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca