JATIM, Sulsel, dan Kalsel Jadi Fokus Pemerintah Bantu Atasi Sebaran COVID-19

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2020 - 22:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

SuarIndonesia – Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan saat ini pemerintah fokus pada penanggulangan Covid-19 di tiga provinsi teratas penyebaran virus corona yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan.

“Saat ini kami fokus bergotong royong membantu tiga provinsi yang memiliki tingkat penyebaran pandemi yang tinggi,” kata Reisa dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Per hari ini Jawa Timur menempati lonjakan kasus positif tertinggi sebanyak 273 kasus positif. Sementara itu di Sulawesi Selatan lonjakan kasus positif sebanyak 189 dan di Kalimantan Selatan ada tambahan 127 kasus.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Reisa mengatakan pemerintah akan melakukan kolaborasi dan gotong rotong untuk membantu ketiga Provinsi ini dalam memerangi Covid-19.

“Memutus penularan pandemi Covid-19,” katanya.

Pemerintah juga tak mengabaikan provinsi-provinsi lain meski memiliki tingkat penyebaran Covid-19 rendah.

Baca Juga :   FAJAR - RIAN Hadapi Tuan Rumah di Final Kumamoto Masters 2024, Besok

Justru, kata Reisa, provinsi-provinsi ini akan tetap mendapat bantuan dan perhatian sebagai provinsi dengan praktik baik menangani Covid-19.

“Kami juga menekankan provinsi yang berhasil menekan kasus sampai dengan di bawah kasus atau nol tetap dapat dukungan signifikan. Jadikan mereka praktik baik bersama lawan Covid-19,” katanya.

Reisa menyebut provinsi-provinsi dengan tingkat pertambahan kasus yang rendah antara lain Aceh, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara hingga Nusa Tenggara Timur.

Saat ini secara jumlah kasus posisi teratas masih diduduki DKI Jakarta dengan 8.503 kasus positif. Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 6.806 kasus, Jawa Barat 2.506, dan Sulawesi Selatan 2.383 kasus.

Kalimantan Selatan berada di posisi enam dengan kasus 1.565 di bawah Jawa Tengah 1.813 kasus.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG
KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah
DITAHAN TERSANGKA Kasus Proyek di Disdik Kota Banjarmasin, Kerugian Negara 5 Miliar
KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital
JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL
KORBINMAS BAHARKAM POLRI Cek Kendaraan dan Alusista di Polda Kalsel
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
HARI PERTAMA UTBK-SNBT, Ditemukan Sejumlah Praktik Curang

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 19:50

DIUGKAP Kasus Narkotika, Sita Puluhan Gram Sabu

Kamis, 23 April 2026 - 19:34

DUGAAN KORUPSI Sewa Komputer Server, Aplikas dan Jaringan di Disdik Banjarmasin untuk Jenjang SD

Kamis, 23 April 2026 - 18:24

DITAHAN TERSANGKA Kasus Proyek di Disdik Kota Banjarmasin, Kerugian Negara 5 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Berita Terbaru

Kepala BGN Dadan Hindayana (dua dari kiri); Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tiga dari kiri) dalam peresmian SPPG Pemuda Muhammadiyah di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (21/4/2026). (Dok BGN)

Nasional

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 Apr 2026 - 23:50

Foto Ilustrasi - Seorang calon haji Indonesia disambut petugas setibanya di Arab Saudi. (Dok Kemenhaj)

Nasional

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Kamis, 23 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca