JADI PERHATIAN Komisi X DPR-RI, Pendidikan di Kota Banjarmasin

- Penulis

Jumat, 8 April 2022 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina memberikan paparan Implementasi Rekrutmen ASN PPPK Guru dan Implementasi Kurikulum Merdeka di Kota Banjarmasin, pada kunjungan kerja spesifik Bidang Pendidikan DPR RI Komisi X, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Jumat (08/04/2022).

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, melakukan pertemuan dengan pejabat daerah dan para pemangku kepentingan (stakeholder) pendidikan di Kota Banjarmasin, untuk menyerap aspirasi terkait implementasi kurikulum Merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sebagai bagian pengawasan Hetifah mengharapkan program PPPK ini dapat meningkatkan kesejahteraan para guru.

“Mudah-mudahan program PPPK yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan guru pada prakteknya yang memang menghadapi berbagai permasalahan,” katanya.

 

JADI PERHATIAN Komisi X DPR-RI, Pendidikan di Kota Banjarmasin (1)

 

Koordinasi Dinas Pendidikan dengan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi cukup baik berjalannya berdasarkan data dapodik yang diambil pada tahun 2019 Kota Banjarmasin diberikan data rekrutmen PPPK tahun 2021 sebanyak 1.339 orang, sesuai dengan SK Walikota Banjarmasin tahun 2022 PPPK Guru yang diterima sebanyak 944 orang berdasarkan anggaran APBD Tahun 2022 untuk penggajian.

Pada pertemuan kali ini juga membahas tentang bagaimana proses berjalannya Kurikulum Prototipe atau Kurikulum Merdeka yang sudah dikeluarkan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi sebagai opsi pada pemulihan proses pembelajaran selama 2022-2024.

Baca Juga :

RATUSAN TITIK Bekas Galian Tambang di Kalsel Disorot Komisi 3 DPR RI dan Polda Jangan Kendor Pengawasan “Berbau Ilegal”

Kurikulum Merdeka sendiri merupakan kerangka kurikulum yang dikembangkan agar lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter dan kompetensi murid.

Baca Juga :   KPK AKAN PANGGIL Paman Birin di Kasus Suap Meski Status Tersangka Gugur

Dijelaskan H Ibnu Sina dalam paparannya banyak sekolah dan pengajar yang belum memahami tentang kurikulum Merdeka sehingga harus dilakukan sosialisasi terkait itu.

 

JADI PERHATIAN Komisi X DPR-RI, Pendidikan di Kota Banjarmasin (3)

 

“Masih banyak sekolah yang belum memahami terkait dengan kurikulum merdeka. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi lagi. Kemudian kesiapan guru juga harus dilakukan pemahaman karena masih ada guru yang belum paham tentang esensi kurikulum merdeka,” ucapnya.

Kerena Kota Banjarmasin ditunjuk sebagai Kota yang melaksanakan program sekolah penggerak tahap 1 ditahun 2021 bersama dengan Kota Banjarbaru dan Kabupaten Kotabaru. Jadi Kota Banjarmasin berkomitmen pada pelaksanaan program sekolah penggerak yang menerapkan kurikulum prototipe atau kurikulum Merdeka melalui MoU antar Mendikbutristek dan Kota Banjarmasin.

Lanjut, ucap orang nomor satu di Kota berjuluk Seribu Sungai ini kunjungan spesifik Komisi X DPR RI di Kota Banjarmasin ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya menyampaikan aspirasi terkait pendidikan agar menjadi perhatian lebih pada sektor pendidikan khususnya di Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah kunjungan spesifik ke Kota Banjarmasin ini kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menyampaikan hal hal yang terkait dengan pendidikan di Kota Banjarmasin, dan juga mudah-mudahan Kota Banjarmasin Menjadi Perhatian,” imbuhnya saat menyambut kedatangan Komisi X DPR RI di Lingkungan Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca