ISRAEL akan Seret Fatah Perang

- Penulis

Selasa, 21 November 2023 - 01:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Pasukan Fatah Palestina. (islamtimes)

Ilustrasi. Pasukan Fatah Palestina. (islamtimes)

SuarIndonesia — Israel disebut mengejar perang terakhir serang Palestina dan bakal menyeret Fatah, penguasa negara itu, dalam agresi yang berlangsung di Gaza.

Anggota Otoritas Palestina (Palestinian Authority/PA), Ahmad Majdalani, mengatakan Israel mencoba menarik Partai Fatah sehubungan dengan serangan di festival musik di Israel pada Sabtu (7/10/2023) lalu.

“Ini zona nyaman [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu. Mereka [Israel] akan mengatakan mereka [Fatah] semua teroris dan tak pantas mendapatkan negara,” kata Majdalani, dikutip CNNIndonesia dari Al Jazeera, Senin (20/11/2023).

Dia kemudian berujar, “Mereka ingin ini menjadikan ini perang terakhir.”

Minggu (19/11/2023), Netanyahu menuduh PA dan Ketua umum Fatah sekaligus Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak pernyataan bahwa Hamas membunuh warga Israel di festival musik.

Tudingan itu muncul usai surat kabar Israel Haaretz melaporkan “ada penilaian yang meningkat terhadap lembaga keamanan Israel” berdasarkan penyelidikan polisi dan interogasi terhadap anggota Hamas yang ditangkap.

Baca Juga :   TIGA PROYEK di Kalsel Senilai Rp 54 Miliar Lebih Putus Kontrak Secara Hukum, Pasca OTT KPK

Hamas mengklaim tak berencana untuk menargetkan acara musik di dekat Gaza itu.

Selain itu, polisi Israel mengakui mereka meluncurkan tembakan ke warga dan Hamas di acara tersebut.

“Penyelidikan atas insiden itu mengungkapkan sebuah helikopter tempur [militer Israel] yang tiba di lokasi kejadian dari pangkalan Ramat David menembaki para teroris dan tampaknya juga mengenai beberapa orang yang bersenang-senang di sana,” bunyi laporan Haaretz mengutip seorang pejabat polisi yang tidak disebutkan namanya.

Israel melancarkan agresi sejak Sabtu (7/10/2023) lalu. Selama agresi, pasukan Israel menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah, tempat ibadah, hingga rumah sakit.

Sejauh ini, total korban tewas di Palestina akibat gempuran Israel mencapai 13.000 jiwa. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:23

TERDAKWA Pecatan Polisi, Pembunuh Mahasiswi ULM “Lolos” dari Hukuman Lebih Berat

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:37

HEBOHKAN DUGAAN PEREKAMAN Diam-diam di Toilet Pasar Sentra Antasari

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:22

DIPERCEPAT Penyelesaian dan Penetapan Batas 1.871 Desa di Kalsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:13

DITERAPKAN Transaksi Nontunai di Seluruh Desa Kalsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:10

LINDUNGI GAGAL PANEN, 6.740 Hektare Pertanian Diasuransikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Berita Terbaru

Rubrik opini

PEMERINTAH, Gaduh Oleh Ulah Sendiri

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:34

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca