INSENTIF NAKES Bulan September dan Oktober Masih Proses

- Penulis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 00:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Insentif tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Banjarmasin yang sempat tertunggak, kini dipastikan sudah dibayarkan oleh Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin.

Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil menyatakan, pencairan insentif nakes sudah dibayarkan pihaknya sekitar sepekan lalu.

“Semua tunggakan, kami selesaikan tidak lama setelah Surat Permintaan Membayar (SPM) disampaikan oleh Dinkes Kota Banjarmasin,” ucapnya, Rabu (20/10/2021).

Ia menegaskan, pihaknya selaku SKPD yang berkaitan dengan kondisi keuangan daerah tersebut tidak ingin berlama-lama mengeluarkan anggaran.

Dengan catatan bila syarat dan ketentuan sudah dipenuhi, seperti SPM tersebut. Dalam SOP, pihaknya memberikan pelayanan satu kali 24 jam.

 

INSENTIF NAKES Bulan September dan Oktober Masih Proses (2)

 

“Jadi tidak ada istilah terlambat, asalkan sudah sesuai prosedur. Langsung kami proses dan selesaikan, tidak ada yang diperlambat,” tambahnya.

Disinggung terkait tunggakan insentif nakes yang dibayarkan, Subhan menyebut pembayaran yang dilakukan sedari April hingga Agustus tahun 2021.

“Sedangkan untuk bulan September dan Oktober, itu belum. Karena masih didata oleh dinkes, berapa anggaran yang dikeluarkan,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui bahwa untuk pendataan insentif nakes di bulan September dan Oktober masih diproses oleh pihaknya.

“Kami masih memproses. Saya tidak hapal berapa jumlahnya, karena ada banyak sekali,” ucapnya, singkat.

Diwartakan sebelumnya. Total tunggakan insentif nakes di Kota Banjarmasin berjumlah sebesar Rp10 miliar.

Baca Juga :   PUPR KALSEL Diingatkan Jangan Terulang Kasus Hukum

Kepala Bidang Perbendaharaan di Bakeuda Banjarmasin, Apriana Amalia menjelaskan bahwa terjadinya tunggakan, umumnya lantaran dinas terkait tidak mengajukan SPM.

Kemudian, juga lantaran adanya perubahan aturan dari pemerintah pusat. Bila tahun lalu, insentif diberikan oleh pemerintah pusat. Tapi tahun ini berbeda. Pemerintah daerah yang menyediakan.

“Dananya bersumber dari hasil refocusing anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH),” jelasnya.

Dia pun lantas merincikan. Dana yang dialokasikan khusus untuk insentif nakes di Kota Banjarmasin, disediakan sebesar Rp18 miliar.

Disinggung apakah bakal disalurkan semuanya, Apriana mengaku itu tergantung pengajuan dari dinkes terkait.

“Umumnya melihat perkembangan kasus COVID-19 di Kota banjarmasin. Kalau kasus COVID-19 tidak ada, ya tidak bisa diajukan. Jadi, tentu perlu berkoordinasi terlebih dahulu ke dinkes,” tambahnya.

Kemudian, Aprina pun menambahkan, anggaran untuk insentif nakes tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Lantaran tergantung dengan kemampuan daerah.

“Jumlah nakes di Kota Banjarmasin yang menerima insentif itu sebanyak 5.882 orang. Rinciannya, ASN nakes sebanyak 4.282 orang, dan non ASN nakes 1.600 orang,” tuntasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca