INILAH Fakta- Fakta Kecelakaan Beruntun di KM 58 Tewaskan 12 Orang

- Penulis

Senin, 8 April 2024 - 22:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Inilah fakta-fakta kecelakaan beruntun di KM 58 Tol CikampekKarawang Timur, Jawa Barat tewaskan 12 orang, Senin (8/4/2024).

Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan kecelakaan itu terjadi pada pukul 08.15 WIB.

Kecelakaan maut ini melibatkan satu bus dan dua minibus yakni Daihatsu Grandmax dan Toyota Terios di jalur contraflow.

Dia menyebut kejadian itu berawal dari satu unit GranMax yang berada di jalur contraflow arah Cikampek.

“Pada pukul 08.15 WIB di KM 58+500 itu telah terjadi kecelakaan beruntun di jalur arah Cikampek menuju Jakarta,” ujar Wirdhanto seperti dikutip DetikNews.

Mobil Granmax tersebut mengalami masalah dan ingin menepi ke bahu jalan. Kecelakaan terjadi saat sebuah bus dari arah Cikampek tidak bisa menghindar hingga menabrak kendaraan Granmax. Tabrakan itu membuat Granmax terbakar di lokasi.

Setelah itu, satu kendaraan Terios menabrak bus dan Granmax yang berada di depannya. Mobil tersebut pun ikut terbakar.

Petugas membawa 13 kantong jenazah dari lokasi kejadian kecelakaan GranMax di KM 58 jalan Tol Jakarta-Cikampek ke dua rumah sakit di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan mengatakan dari lokasi kejadian petugas membawa 13 kantong mayat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang dan Rumah Sakit Rosela Karawang.

Sementara itu, hasil identifikasi sementara penumpang korban tewas kecelakaan GranMax di Tol Cikampek KM 58 di antaranya merupakan warga Kudus, Jawa Tengah dan Ciamis, Jawa Barat.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan mereka yang teridentifikasi adalah dua dari 12 korban tewas di kecelakaan mobil tersebut. Kedua belas korban itu terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan. Mereka semua menumpang mobil minibus GranMax.

Baca Juga :   KEMENDAGRI Segera Tunjuk Pjs Gubernur Kalsel

Tiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan maut di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58 arah Jakarta saat ini telah dievakuasi menggunakan mobil derek. Kecelakaan ini melibatkan mobil Granmax, mobil Terios dan bus.

Kondisi mobil Grandmax yang terbakar, dikutip dari Detikcom, terlihat hanya menyisakan kerangka, sementara bus rusak di bagian depan.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak usaha PT Jasamarga Japek Selatan, mengoperasikan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk mengurangi kepadatan Jalan Tol Jakarta-Cikampek dampak penanganan kecelakaan di KM 58.

Direktur Utama Jasamarga Japek Selatan (JJS) Charles Lendra menyampaikan dibukanya jalur fungsional Tol Japek II Selatan dilakukan atas diskresi kepolisian untuk mendistribusikan lalu lintas dari arah Jalan Tol Cipularang menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Pengalihan arus lalu lintas ke jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebagai dampak dari penanganan kecelakaan di Km 58+600 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan mengatakan polisi akan membuka posko ante mortem untuk keperluan identifikasi korban kecelakaan maut di Tol Jakarta-Cikampek KM 58.

Pos ante mortem akan dibuka di RSUD Karawang, Jawa Barat. Tujuannya untuk memudahkan keluarga untuk mencari korban. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca