SuarIndonesia – Salah satu megaproyek yang akan dibangun di era Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dengan mengajak investor dalam negeri adalah industri pupuk di Kecamatan Cirebon Kabupaten Barito Kuala.
Nilai investasi yang ditanam investor asal Surabaya bernama PT Alam Hijau sebesar Rp2 triliun, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel Nafarin kepada SuarIndonesia.com, belum lama ini di Banjarbaru.
Dituturkan, investor asal Surabaya ini bahkan sudah menyediakan lahan seluas 150 hektare sebagai tempat pengolahan pupuk. “Nantinya akan ada kerjasama dengan petani,” lanjutnya.
Soal perizinan semuanya sudah diselesaikan investor dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) , seperti izin lokasi, izin mendirikan bangunan (IMB) untuk bangunan industrinya, izin lingkungan, dan izin usaha industri. Karena untuk megaproyek di atas Rp150 miliar, perizinannya ditangani BKPM,” tambahnya.
“Padahal sudah mulai dibangun tahun ini, namun investornya masih belum bisa bergerak. Penyebabnya adanya wabah corona melanda seluruh dunia, termasuk kita,” katanya.
Dia mengakui, sekarang investor lebih memilih menahan saat investasinya pandemi virus corona karena terbatasnya aktivitas tenaga kerja.
Sementara, ada pula lagi ada kebijakan social dan physical distancing yang mengharuskan jaga jarak, serta pembatasan transportasi. Sulit dan menjadi kendala investasi yang berupa pembangunan dapat dilaksanakan, kata Nafarin.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















