IMPIAN Walikota Ibnu, Bisa Bebas Covid-19 di Tahun 2022

Bagikan :
IMPIAN Walikota Ibnu, Bisa Bebas Covid-19 di Tahun 2022

SuarIndonesia – Bisa terbebas dari jeratan pandemi Covid-19 atau virus Corona yang melanda Indonesia memang menjadi mimpi setiap masyarakat, termasuk di Kota Banjarmasin.

Bahkan, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga memimpikan hal yang sama. Orang nomor satu di Kota Baiman itu berharap di tahun 2022 seluruh warga bisa terbebas dari pemakaian masker yang selama ini wajib ditetapkan di setiap aktivitas.

“Pinginnya, akhir tahun ini kita bisa melepas masker,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan vaksinasi massal di Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (23/10/2021) siang.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Ibnu menjelaskan bahwa harapan tersebut memang menjadi asa yang harus dicapai pihaknya sebagai bentuk hasil upaya penanganan pandemi selama ini.

“Tentu harapan tersebut dibarengi dengan capaian vaksinasi yang harus memenuhi target untuk bisa menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok) untuk bisa terbebas dari paparan Covid-19,” jelasnya.

Lantas, apakah vaksinasi di Kota Banjarmasin saat ini sudah capai target?

Terkait hal itu, Ibnu mengatakan persentase program vaksinasi yang dijalankan saat ini baru mencapai sekitar 60 persen lebih.

Namun, jika melihat data yang dikeluarkan Dinkes Kota Banjarmasin per Sabtu, 23 Oktober 2021, vaksinasi di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini baru mencapai 50,90% atau 526.396 orang.

Sedangkan capaian vaksinasi yang ditargetkan oleh WHO adalah 80% dan target dari pemerintah pusat adalah 75%.

Karena itu, Ibnu mengaku akan terus memasifkan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat agar bisa memenuhi capaian yang sudah ditargetkan tersebut. Baik vaksinasi massal yang diselenggarakan pihak swasta, instansi pemerintah maupun di setiap Puskesmas.

“Semua ini tentu perlu dukungan semua pihak. Mari kita ajak teman, kerabat, sanak saudara untuk segera bervaksin,” ajaknya.

“Insya Allah vaksin ini tidak memberi efek negatif kepada tubuh. Ini adalah usaha atau ikhtiar kita agar segera bisa keluar dari jeratan pandemi ini,” tambahnya.

Bukan tanpa alasan, program vaksinasi yang sampai saat ini gencar dijalankan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin itu tidak lain adalah untuk mempercepat pembentukan herd immunity di masyarakat.

“Kalau sudah 75 persen warga Banjarmasin sudah bervaksin, paling tidak sudah terbentuk kekebalan komunal di tengah masyarakat. Ditambah 10 atau 20 persennya dari penyintas maupun orang yang sudah pernah kena namun daya tahan tubuh yang dimilikinya bagus, sehingga bisa menambah tingkat herd immunity,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi pun membeberkan hal yang sama dengan Wali Kota.

Ia mengaku akan terus berupaya secara maksimal untuk memenuhi target yang dipatok oleh Pemerintah Pusat.

“Kita harap pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November nanti Banjarmasin bisa memenuhi target tersebut. Karena sampai sekarang pun tagline tiada hari tanpa vaksinasi terus kita jalankan,” ujarnya singkat.(SU)

 200 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!