Ibnu Kaget Ada Bangunan Bak di Terminal SA

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2019 - 13:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengaku kaget ada pembangunan bak di dalam Terminal Antasari Banjarmasin yang sampai disoal para demonstran para pemuda yang mengeluruk ke Pemko Banjarmasin.

“Saya tidak tau dan jika memang itu ada bangunan memang pemanfaatannya juga untuk apa. Silakan cek pengelelo terminal dan yang paling tahu tentunya Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin,’’ ucap Walikota H Ibnu Sina saat menjawab pertanyaan wartawan, usai penyerahan Dana Kelurahan, Selasa (30/04/2019) sore.

Selain tidak tahu, Walikota H Ibnu Sina juga tak ada terima laporan dan izin untuk merubah terminal di Sentra Antasari. “Seingat saya ngak pernah ada izin dan pemberitahunan masalah pembangunan di bak kios dan sejenisnya apalagi di lokasi terminal apalagi dengan menggunakan dana APBD Kota Banjaramsin,’’ ucap mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Seperti diberitakan bahwa para demonstranos yang dikomandoi Din Jaya dengan M Hasan mendatangai Pemko Banjarmasin yang menyoal bangunan bak di dalam lokasi Terminal Sentra Antasari.

Hal ini dipertanyakan, karena memang di dalam pasar masih ada kioas dan bak yang kosong, tetapi mengapa oleh oknum Dinas Perhubungan malah membangun lokasi bak di tempat berteduh para sopir dan penumpang sehingga diperkirakan akan menambah semrawut.

Karena itulah, para pendemosntran mendatangi Kantor Walikota untuk mempersoalkan dan mempertanyaakan apakah boleh melakukan pembangunan bak di terminal yang selama ini dipakai warga sopir dan calon penumpang untuk duduk-duduk mereka.

Terhadap masalah yang mengemuka pembangunan Terminal yang diubah menjadi bak, oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin mengklarifikasi atas aksi protes para sopir taksi kuning soal pembangunan kios pada titik halte terminal taksi kuning di Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin.

Kepala Dishub kota Banjarmasin, Drs H Ichwan Noor Chalik, mengakui menggarap pembangunan kios untuk mendukung fasilitas umum di terminal. Pihaknya ingin memberi kenyamanan ke para penumpang yang menunggu keberangkatan taksi kuning.

Baca Juga :   SABU-EKSTASI Senilai Rp 3 MIliar Disita Jajaran Polresta Banjarmasin

“Benar dibuat Dishub dengan anggaran APBD sepaket pemeliharaan Terminal. Saya lupa berapa anggarannya, yang pasti kami tidak pernah ingin membuat penumpang tidak nyaman. Kami tidak pernah ingin mengurangi lahan halte penumpang untuk menunggu keberangkatan taksi kuning ini,” ucap Ichwan Noor Chalik melalui pesan singkat Whastapp, Selasa (30/4).

Menurut Ichwan, ada kesalahpahaman antara sopir dengan pihak Dishub. Ia bercerita, beberapa sopir bertandang ke kantor Dishub Banjarmasin pada Senin (29/4) sore. Mereka ingin penjelasan pembangunan kios di lahan halte Pasar Sentra Antasari.

Setelah diberi penjelasan, Ichwan mengklaim para sopir angkot sepakat atas kebijakan tersebut. “Kami jelaskan bahwa itu kan penumpang juga sepi, banyak yang tidak terpakai tempat duduk. Ya kami dirikan kios, itu pun untuk menunjang kenyamanan penumpang yang menunggu antrian taksi berangkat, dan meramaikan kembali terminal,” ujar Ichwan.

Ichwan melihat aktivitas terminal akhir-akhir ini sangat sepi, bahkan boleh dibilang mati suri. Berkaca dari itu, Ichwan berinisiatif membangun kios-kios di terminal untuk meramaikan terminal. Ia berharap ada dampak positif kenaikan penumpang taksi kuning.

“Kalau terminal ramai kan secara otomatis bisa saja ramai juga penumpang di sana nantinya. Yang penting kami melakukan hal itu untuk para sopir juga. Bukan yang seperti mereka tuduhkan bahwa kami ingin mengganggu dan menghilangkan halte penumpang ini,” beber Ichwan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KOBARAN API di Gudang Milik PT SSTC Banjarmasin
SEORANG ABK Cemara Nusantara 6 Hilang di Sungai Barito, Operasi SAR Besar-besaran di Kawasan Pelabuhan Trisakti
TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya
SEORANG PRIA Tergeletak Tak Bernyawa di Kawasan Komplek DPR Banjarmasin, Begini Awalnya
USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:28

KEMENHAJ Prioritaskan Layanan untuk Calhaj Lansia dan Difabel

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59

MAY DAY, Pemerintah Komitmen Tingkatkan Kesehatan para Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:25

TIGA WNI Ditangkap di Makkah Kasus Penipuan Layanan Haji, Ditindaklanjuti Polri

Kamis, 30 April 2026 - 00:43

EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”

Kamis, 30 April 2026 - 00:05

PRESIDEN Prabowo Ultimatum Pejabat-Ilmuwan tak Patriotik untuk Mundur

Rabu, 29 April 2026 - 23:58

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Berita Terbaru

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat rilis pengungkapan pupuk. (Foto: Istimewa)

Hukum

DIGAGALKAN Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca