Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Masih Ancam Banjarmasin

- Penulis

Senin, 24 Desember 2018 - 22:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Di penghujung tahun 2018, intensitas curah hujan di Kota Banjarmasin masih tinggi yang kerap disertai petir dan angin kencang.

Dikutip dari situs resmi BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudinnoor, Hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan mengalami hujan dengan kriteria menengah (50-150 mm) dengan peluang di atas 60% berpeluang hujan termasuk Kota Banjarmasin sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Drs HM Hilmi MM mengungkapkan telah meningkatkan kesiagaan jajarannya dalam menghadapi apabila ada bencana seperti banjir dan angin puting beliung di Kota Banjarmasin.

Ancaman bencana di Kota Banjarmasin itu sendiri, kata dia, untuk banjir paling rentan wilayah Kecamatan Banjarmasin Timur, Utara, dan Selatan. Sedangkan bencana puting beliung paling rentan wiayah Kecamatan Banjarmasin Utara dan Selatan.

“Wilayah tersebut paling rentan terkena bencana banjir dan angin puting beliung, sehingga saya berharap masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah tersebut untuk selalu waspada,” ujarnya Hilmi melalui siaran pers (24/12).

Sedangkan data bencana di Kota Banjarmasin dari tanggal 1 Januari-24 Desember tercatat sudah terjadi 70 kali yang terdiri dari, 70 kali bencana kebakaran baik itu kebakaran hutan, lahan, dan permukiman. Selanjutnya bencana orang tenggelam ada 3 kali kejadian.

“Kalau banjir sudah 6 kali terjadiyang sempat menggenang halaman warga walau ketinggiannya tidak termasuk membahayakan dengan ketingian dari 20-30 cm. Namun tetap kita pantau demi kesalamatan dan keamanan warga Banjarmasin,” papar Hilmi.

Baca Juga :   STRATEGI Peningkatan Kualitas Pelayanan Pelanggan PAM Bandarmasih

Lebih lanjut, kata dia, bencana rumah roboh sudah 3 kali terjadi. Sedangkan untuk angin kencang atau puting beliung yang meyebabkan rumah roboh dan pohon tumbang sudah 10 kali terjadi sepanjang tahun 2018. Terakhir bencana abrasi tanah tercatat 1 kali terjadi.

“Jumlah bencana tersebut bisa bertambah lagi mengingat iklim sekarang yang tidak menentu. Sehingga diharapkan semua pihak selalu waspada menghadapi bencana yang bisa datang begitusaj,” terang dia.

Sedikitnya 59 KK dan 188 Jiwa terkena dampak akibat 70 bencana yang terjadi sepanjang tahun tersebut.Total angka kerugian pun diperkirakan 12.703.000.000.

Dirangkum dalam 70 kali bencana yang terjadi dalam 1 tahun di Kota Banjarmasin tercatat intensitas bencana tertinggi terjadi di Kecamatan Banjarmasin Utara dengan 27 kali kejadian. Disusul oleh Kecamatan Banjarmasin Tengah dengan 17 kali kejadian, kemudian Kecamatan Banjarmasin Timur dengan 10 kali kejadian, lalu Kecamatan Banjarmasin Selatan dengan 9 kali kejadian. Dan paling sedikit terjadi di Banjarmasin Barat dengan 7 kali kejadian.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIGELEDAH Dinkes Banjar, Puluhan Dokumen dan Satu Alat Bukti Elektronik Disita
KERIBUTAN di Teluk Masjid Berakhir Damai Lewat Musyawarah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca