HARAPAN HIDUP NAIK, Jumlah Lansia di Kalsel akan Terus Bertambah

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 00:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2024, usia harapan hidup penduduk Indonesia mencapai 75,02 tahun, naik dari tahun sebelumnya.

Di Kalimantan Selatan (Kalsel), angkanya mencapai 74,18 tahun. Artinya, jumlah lansia akan terus meningkat/bertambah dan memerlukan perhatian khusus.

Peningkatan jumlah lansia juga diiringi dengan risiko menurunnya kapasitas fisik dan mental.

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, stroke, kolesterol dan diabetes menjadi keluhan paling umum pada kelompok lansia.

Termasuk penyakit menular seperti ISPA, pneumonia hingga TBC juga masih mengintai.

Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (lansia), Kalsel mulai bersiap menghadapi fenomena bonus usia tua.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr Diauddin, mengatakan peningkatan usia harapan hidup masyarakat menjadi tantangan baru yang perlu dihadapi bersama.

“Permasalahan kesehatan lansia memerlukan waktu, tenaga dan biaya besar. Karena itu, fokus kami adalah memperkuat upaya promotif dan preventif melalui kader posyandu,” ucapnya.

Diauddin menambahkan, peningkatan usia harapan hidup ini selaras dengan visi Kementerian Kesehatan RI, yakni “Masyarakat Sehat dan Produktif untuk Indonesia Emas 2045.”

Visi ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat di setiap siklus kehidupan, termasuk agar warga tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif saat memasuki usia lanjut.

Namun demikian, lanjutnya, proses penuaan merupakan hal alamiah yang disertai dengan penurunan kapasitas fisik maupun kognitif.

Baca Juga :   GOLKAR KALSEL di HUT ke 6, Perkuat Tekad Lanjutkan Perjuangan Para Pendahulu

Akibatnya, sebagian lansia mengalami ketergantungan dan memerlukan pendampingan.

“Permasalahan yang paling mendasar pada lansia adalah masalah kesehatan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, penyakit tidak menular yang paling sering dialami lansia antara lain hipertensi, gangguan gigi dan mulut, jantung, stroke, kolesterol, dan diabetes,” ujarnya.

Selain itu, penyakit menular seperti ISPA, diare, pneumonia, TBC paru, dan demam berdarah juga masih menjadi ancaman bagi kelompok usia lanjut. Lansia juga rentan terhadap gangguan gizi lebih, depresi, hingga demensia.

Ia menjelaskan bahwa penanganan kondisi lansia membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya besar, sehingga penting untuk menekankan upaya promotif dan preventif di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin agar kader posyandu memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan lansia di lingkungan masing-masing.

Harapannya, lansia yang sehat tetap sehat, yang sakit bisa kembali sehat, dan kondisi fisiknya tidak semakin menurun,” tegasnya.

Ia  mengajak seluruh peserta dan lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan lansia agar mereka dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, dan bahagia. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca