SuarIndonesia – Asmail (58) tampak sumringah saat menerima bantuan sosial dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Banjarmasin Selatan, di SDN Kelayan 1, Selasa (21/04/2020).
Warga Kelayan Selatan RT 24 ini menerima bantuan berupa paket sembako dan masker dari program Aksi Sosial PGRI Cabang Banjarmasin Selatan.
Ia memang terdaftar sebagai penerima bantuan. Asmail merupakan petugas kebersihan yang sudah bekerja puluhan tahun di SDN Kelayan 5 Banjarmasin. “Alhamdulillah sudah dapat bantuan. Ya bersyukur sekali. Terimakasih banyak,” ucap Asmail.
PGRI Cabang Banjarmasin Selatan sengaja memberikan bantuan untuk meringankan beban para petugas sekolah maupun guru honorer di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona.
Ia mengaku sejak adanya kebijakan diliburkannya sekolah, untuk sementara waktu tak bekerja lagi di sekolah. Namun demikian, meski tak masuk kerja ada dispensasi terkait gajinya. “Masih menerima gaji. Kalau sekarang Rp 650 ribu per bulan,” bebernya.
Asmail pun bersyukur sekali karena sudah bisa menerima bantuan sosial ini. “Ini baru pertama kali dapat bantuan sejak musim corona ini,” ungkapnya.
Adapun Ketua Forum Guru Honorer Banjarmasin Selatan, Khairil mengungkapkan, dari total 256 guru honorer di Banjarmasin Selatan, ada 60 yang dipilih menerima bantuan. Dirincikannya bahwa dari 60 orang tersebut 40 dari guru SD dan 20 dari guru SMP.
Selain itu, meski saat ini meski sekolah diliburkan menyusul adanya kebijakan dari pemerintah, mereka tetap mengajar dengan sistem online. “Jadi tetap kerja pakai daring. Gaji pun lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Banjarmasin Selatan, Zul Azhar menjelaskan, aksi sosial ini menyusul adanya keputusan PGRI pusat yang meminta agar PGRI cabang turut andil dalam penanganan khususnya tenaga pengajar yang dampak wabah Covid-19.
“Sesuai amanta hasil keputusan PGRI pusat kami PGRI cabang bisa turut andil dalam penanganan melawan Covid-19 dengan melakukan kegiatan sosial,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, sedikitnya ada 60 paket sembako yang dibagikan bagi guru honorer, dan 500 lembar masker bagi guru dan masyarakat umum.
Zul Azhar menjelaskan kembali, bahwa alokasi dana untuk kegiatan sosial ini diambil dari hasil kas yang selama ini dimiliki PGRI Cabang Banjarmasin Selatan.
Ia pun berharap, dengan adanya aksi sosial tersebut setidaknya bisa meringankan beban khususnya tenaga pengajar dan para petugas sekolah di tengah merosotnya perekonomian imbas dari wabah Covid -19. “Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” pungkasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















