GULA Pasir Tembus Rp18 Ribu/Kg, Emak2 Banyak Baca Istifar

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2020 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Harga gula pasir di pasaran untuk wilayah Banjarmasin sudah mencapai Rp18 ribu perkilogram dari harga sebelumnya Rp12 ribu. Kondisi ini tentu saja membuat warga merasa resah dan emak2 hanya bisa baca Isfifar berjemaah.

Seperti diutarakan Ningsih, warga Jalan Hasan Basri, Kayutangi Ujung, Banjarmasin Utara. Ia mengaku sangat terbebani dengan kenaikan harga gula pasir tersebut.

Terlebih, Ningsi juga memiliki warung makan. Setiap hari ia harus menyediakan gula pasir hingga 2,5 kilogram untuk memenuhi kebutuhan di rumah dan warungnya.

“Iya harga gula sudah mahal sekali. Kata pedagang memang sudah dari distributornya naik. Mau bagaimana lagi, mau tidak mau ya saya beli, walaupun hagranya mahal,” keluhnya, Selasa (10/3/2020).

Senda dengan Novianti, ia juga mengaku bahwa harga gula saat ini sudah tinggi. Tak ayal, uang untuk keperluan belanja sehari-hari harus ditambah lagi.

“Naiknya sudah lima ribu an. Sedang cari duit sekarang susah,” kata ibu rumah tangga yang bertempat tinggal tak jauh dari Ningsih.

Yang lebih dikawatirkan Novi, kenaikan ini akan semakin tinggi jika hingga menjelang Ramadhan nanti harga ini tak bisa distabilkan. “Sekarang saja sudah Rp18 ribuan. Bagaiman bulan puasa nanti, takutnya malah lebih mahal lagi,” bebernya.

Adapun pelaksanaan tugas (Plt) Dinas Perindustrian dan Peregangan Banjarmasin, Norbiansyah tak menampik soal naiknya harga gula pasir di pasaran saat ini. Ia mengaku juga sudah melakukan pemantauan harga.

“Pantauan harga gula di pasaran dari Rp 17.500 sampai Rp 18 ribu. Artinya naik dari yang awal, kalau harga normal Rp 12 sampai Rp 12, 500 saja,” ketatnya.

Plt Dinas Perindustrian dan Peregangan Banjarmasin, Norbiansyah.

Ia mengaku saat ini Pemko Banjarmasin tak bisa berbuat banyak untuk menekan kenaikan harga komoditi ini. Sebab, kemampuan Pemko hanya sebatas member imbauan, tak lebih dari itu.

Baca Juga :   PENDAFTARAN Fun Walk HUT ke-55 Banjarmasin Post Resmi Ditutup

“Kita imbauan saja, karena kewenangan kita hanya sampai di situ. Agar para penyetok tak meniakan harga,” ucap Plt Dinas Perindustrian dan Peregangan Banjarmasin, Norbiansyah.

Lantas apa yang menjadi penyebab kenaikan harga gula pasir ini? Dari informasi yang didapat Norbi, bahwa salah satu faktornya dikarenakan imbas dari virus corona. Sebab, gula pasir yang didatangkan dari pulau Jawa bahan bakunya diimpor dari Tiongkok.

“Dari informasi yang diadapt gula ini datang dari Jawa, ini berkaitan dengan adanya masalah virus corona. Karena bahan baku dimpor dari Cina,” jelas Norbi.

Norbi melanjutkan, satu-satunya solusi untuk mengendalikan harga gula ini hanyalah dengan cara menggelar pasar murah. Namun yang menjadi kendala, pasar murah ini hanya bisa digelar di waktu tertentu, dan terjadwal.

“Kalau pasar murah biasanya jelang Ramadhan, dan akhir tahun. Dan itu sudah terjadwal. Kalau sekarang sepertinya tak ada,” ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa saat ini pihamya masih belum melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar, khususnya pasar tradisional.

Namun begitu, ia menergetkan bahwa dalam waktu dekat akan berkordinasi dengan Bagian Ekonomi dan aparat dengan menyisiri pasar guna mengimbua agar para penyetok gula pasir tak menaikkan harga.

“Setelah sidak nanti apakah perlu ditindaklanjuti atau bagian kita liat nanti, ” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum
MERUSAK JARINGAN Air Asin, PDAM Batola Masih Suplai dan PAM Bandarmasih Besok Hentikan
DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca