GUBERNUR SABRAN Gagas Kalteng Menyala Wujudkan Semua Desa Nikmati Listrik

- Penulis

Senin, 14 Oktober 2024 - 20:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama jajaran menyerahkan berbagai program bantuan maupun dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Dok ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama jajaran menyerahkan berbagai program bantuan maupun dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Dok ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menggagas Program Kalteng Menyala untuk mewujudkan seluruh desa di provinsi setempat menikmati aliran energi listrik yang ditargetkan selesai akhir 2024.

Gubernur Sugianto di Palangka Raya, Senin (14/10/2024) menyampaikan, sebenarnya jika mengacu RPJMD 2021-2026, maka pada 2026 barulah semua desa di Kalteng 100 persen mendapat aliran listrik, baik itu dari PLN maupun diakses juga dengan PLTS.

“Perlu upaya percepatan, 2026 terlalu lama, kita tidak bisa berharap dan menunggu program nasional. Jadi dengan perhitungan cermat, dan dibarengi kenaikan APBD signifikan, saya mencanangkan program ini dan menargetkan di akhir 2024 semua desa mendapat akses listrik, dan anggaran telah kita siapkan untuk itu sebesar Rp432 miliar,” katanya, dikutip dari Antara, Senin (14/10/2024).

Dia menjelaskan, untuk teknis implementasinya, program ini diakses menggunakan PLTS. Pemprov Kalteng melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan pembangunan listrik dengan menggunakan EBT, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Implementasinya adalah pemprov memberi bantuan atau hibah kepada masyarakat, yang akses PLN belum bisa masuk dalam dua atau tiga tahun ke depan,” ujarnya.

Adapun bantuan PLTS untuk 2024 diberi kepada kurang lebih 20.711 rumah tangga di 186 desa seluruh Kalteng, dan dalam anggaran perubahan tahun ini juga, diakses lagi sekitar 25.000 keluarga di 184 desa.

Melalui kebijakan ini maka seluruh desa sampai pelosok terpencil wilayah Kalteng listriknya menyala, dan diharap mampu mendorong produktivitas masyarakat menjadi kian meningkat.

“Kalteng Menyala ini secara umum akan mengurangi gap kehidupan sosial masyarakat perdesaan dan masyarakat perkotaan. Mereka (masyarakat) hidup di bumi dan tanah yang sama, yaitu Bumi Tambun Bungai. Sejatinya harus mendapatkan pelayanan dan kehidupan yang sama layaknya,” jelas Sugianto Sabran.

Sugianto menjabarkan, salah satu penyebab belum terealisasinya pemerataan jaringan listrik di Kalteng, adalah wilayah yang begitu luas, dengan kondisi geografis yang spesifik, serta infrastruktur di daerah terpencil masih sulit.

Baca Juga :   CEGAT MOBIL Agya, Ini Awal Hingga Mantan Kanit Resnarkoba Polres Barsel Diganjar 6 Tahun Penjara

“Kondisi kelistrikan di Kalteng sebetulnya sudah surplus terkait dengan daya listrik, namun kendalanya adalah kondisi geografis, dimana infrastruktur ke daerah terpencil sangat terbatas sehingga akses listrik dari PLN masih sulit menembus daerah terpencil,” katanya.

Adapun rasio desa berlistrik sebesar kurang lebih 87,52 persen, artinya 370 desa dari 1.571 desa yang ada di Kalimantan Tengah belum mendapatkan akses listrik dari pemerintah.

Kemudian rasio elektrifikasi sebesar kurang lebih 94,14 persen, artinya kurang lebih 47.416 keluarga belum mendapat akses listrik di seluruh wilayah Kalteng.

Mencermati hal demikian, maka melalui terobosan dan inovasi Kalteng Menyala ini, dapat dilakukan percepatan pemerataan terhadap akses listrik hingga perdesaan.

Kepala Dinas ESDM Kalteng Vent Crisway menambahkan, terkait upaya peningkatan rasio elektrifikasi rumah tangga berlistrik ini dilakukan melalui program pemasangan baru listrik ke rumah tangga. Adapun akses listrik sebenarnya sudah masuk oleh PLN, tetapi masih belum dapat dinikmati oleh rumah tangga yang tidak mampu.

“Keluarga tidak mampu ini, belum bisa menikmati listrik meskipun sudah ada jaringan PLN. Untuk itu bapak Gubernur menginstruksikan, agar membantu rumah tangga tidak mampu ini, untuk bisa menikmati listrik,” katanya.

Maka pada 2024 telah dianggarkan untuk membantu kurang lebih di 5.500 rumah tangga yang belum menerima akses PLN dan dikategorikan sebagai keluarga yang tidak mampu.

Sebagai informasi, terkait program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk setiap unit rumah yang dibantu listrik dari PLN, spesifikasinya adalah 900 watt, tiga titik lampu, satu stop kontak, dan juga diberikan sertifikat laik operasi dari institusi berwenang, serta diberikan token 200 ribu untuk setiap unit rumah.

Ke depan seluruh masyarakat Kalteng mendapatkan akses listrik memadai baik dari PLN dan juga pembangkit lain, seiring dengan peningkatan taraf hidup masyarakat. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
JEMAAH HAJI Kloter 08 Kalsel-Kalteng Tiba
POTENSI Karhiutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
ADHYAKSA FC Berpeluang Bermarkas di Palangka Raya
PELAJAR TEWAS Terjatuh dari Menara Masjid
WALHI Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Ruang Hidup Masyarakat Adat
1.793 HAJI DEBARKASI Banjarmasin Sudah Pulang

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:43

POLISI Bersihkan Sampah di Depan DPRD Kalsel Setelah Kawal Aksi Mahasiswa

Senin, 15 Juni 2026 - 21:35

MUKERDA MUI Kalsel, Supian HK Tekankan Sinergi Ulama-Umara

Senin, 15 Juni 2026 - 21:25

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Juni 2026 - 18:45

DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:41

POLRESTA Banjarmasin ‘Memburu” Balap Liar dan Amankan Delapan Motor, Ditilang Tiga Bulan

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:36

PATROLI, Sapu Bersih Kejahatan Jaga Keamanan Banjarmasin

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

MUDA CINTA BUDAYA FEST 2026: Diramaikan Puluhan Penari

Berita Terbaru

Kalsel

DPRD Kalsel Kawal Aspirasi Mahasiswa ke Pusat

Senin, 15 Jun 2026 - 21:25

Angelia Hutabarat berpose saat dirinya diterima sebagai seleksi sukarelawan dalam perhelatan pesta bola sedunia, FIFA World Cup 2026. (Foto: Dokpri Angelia Hutabarat)

Internasional

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca