SuarIndonesia – Mengejutkan, giliran Wartono menyusul HM Aditya Mufti Ariffin, yang mundur dari jabatan Walikota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (13/3/2025).
Dimana Aditya diketahui mengundurkan diri dari jabatan sebagai Walikota Banjarbaru, meskipun masa jabatannya sebagai kepala daerah belum berakhir.
Aditya mundur sebagai wali kota setelah ditunjuk menjadi petinggi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Aditya menyampaikan pengunduran diri saat Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarbaru yang dihadiri seluruh anggota dewan, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Graha DPRD Banjarbaru, pada Kamis (6/3/2025) lalu.
Kini mengejutkan lagi. Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono menyatakan mundur.
Wartono menyampaikan pengunduran dirinya dalam rapat paripurna, dengan agenda penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banjarbaru Akhir Tahun Anggaran 2024 serta pengumuman usulan pemberhentian Wali Kota Banjarbaru Masa Jabatan 2021-2026.
“Pada kesempatan ini saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Wakil Wali Kota Banjarbaru,” ucap Wartono di hadapan peserta rapat paripurna.
Mundurnya Wartono, kuat dugaan terkait dengan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU), yang sesuai rencana pada 19 April mendatang.
Informasi lain, Wartono mengundurkan diri guna menghindari konflik kepentingan saat PSU dan bisa lebih fokus padas PSU
Menilik dari profil Wartono, adalah kelahiran di Yogyakarta, 26 Februari 1966.
Pada Pilkada Tahun 2020 lalu, Wartono maju sebagai Wakil Wali Kota berpasangan dengan H Muhammad Aditya Mufti Ariffin dan berhasil menjalankan roda pemerintahan.
Dan pada Pilkada 2024 ini, Wartono kembali mencalonkan diri sebagai petahana Wakil Wali Kota Banjarbaru yang berpasangan dengan Erna Lisa Halaby dan ia pun kembali terpilih, setelah ditetapkan oleh KPU Kota Banjarbaru pada 2 Desember 2024.
Wartono memiliki seorang istri bernama Ermina Fujian. Dari perkawinannya dengan sang istri tercinta, mereka dikaruniai 4 orang anak bernama Giffari Erwa Gemintang, Martio Erwa Prayuda, Trista Erwanda Warastika, dan Laytissa Erwanda Sadina.
Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini pernah mengenyam pendidikan di SD Negeri Grindang Kulon Progo dari Tahun 1973 sampai 1979.
Dan kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Muhammadiyah Tlagalela Kulon Progo (1980-1982), SPG Swasta Tujuh Belas II Wates Kulon Progo (1983 – 1985), hingga Sarjana Hukum (S1) Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia Banjarmasin (2003).
Perjalanan karirnya, Wartono pernah menjadi bagian dari Perbankan BPR Banjarbaru (1993–2003), Projek Telkomsel Area Kalimantan (2003–2013), Wakil Ketua DPRD Banjarbaru (2014–2019), Anggota DPRD Banjarbaru (2019–2020) dan Wakil Wali Kota Banjarbaru 2020-2024.
Sedangkan untuk riwayat organisasi, Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banjarbaru (2014–2019), Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarbaru (2019–Sekarang), Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) (2017–2022), dan Dewan Pembina KONI Kota Banjarbaru 2024). (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















