GERAK Cepat BPBD Penajam Bantu 395 Jiwa Terdampak Banjir

- Penulis

Rabu, 9 April 2025 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan dari berbagai unsur saat akan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Desa Karang Jinawi, Sepaku, PPU, Kaltim Rabu (9/4). (Foto: ANTARA/HO BPBD Kabupaten PPU)

Tim gabungan dari berbagai unsur saat akan menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Desa Karang Jinawi, Sepaku, PPU, Kaltim Rabu (9/4). (Foto: ANTARA/HO BPBD Kabupaten PPU)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (BPBD PPU), Kalimantan Timur, melakukan gerak cepat pertolongan terhadap 395 orang warga yang terdampak banjir sekaligus mendistribusikan bantuan logistik.

“Bantuan logistik dari BPBD Kabupaten PPU langsung kami serahkan sore tadi diutamakan bahan makanan yang merupakan kebutuhan pokok bagi warga terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU M Sukadi Kuncoro di Penajam, Rabu (9/4/2025).

Rincian komoditas yang telah diserahkan antara lain beras sebanyak 700 kilogram (kg), mi instan 140 dus, ikan dalam kaleng 140 kaleng, air mineral 70 dus, minyak goreng 140 liter, dan telur ayam sebanyak 140 rak.

Banjir tersebut terjadi di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, diperkirakan mulai banjir pada Rabu (9/4) dini hari sekira pukul 01:00 Wita, sedangkan kawasan yang terendam banjir ada delapan rukun tetangga (RT), meliputi RT. 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07 dan RT 08.

Sebelumnya, lanjut ia, telah ada peringatan dini dari BMKG secara berturut-turut, yakni pada Selasa (8/4), dilanjutkan peringatan pada Rabu, 9 April pukul 02:09 dan pukul 04:59 Wita, tentang potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada di wilayah Sepaku dan sekitarnya.

Atas peringatan tersebut, maka warga diminta waspada karena kondisi itu bisa menyebabkan beberapa hal, antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang.

“Hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada Selasa, 8 April sekira pukul 22.00 Wita hingga Rabu, 9 April pukul 02.00 Wita di Desa Karang Jinawi, Sepaku, mengakibatkan Daerah Aliran Sungai Miyango meluap dan berdampak pada naiknya tinggi muka air hingga ke rumah warga yang berada pada area rendah dan sekitar bantaran sungai,” kata Sukadi, dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Sedangkan jumlah bangunan dan korban terdampak banjir adalah di RT 01 ada 16 rumah yang dihuni 16 kepala keluarga (KK) dengan 47 jiwa, di RT 02 ada 28 rumah dihuni 28 KK dengan 84 jiwa, di RT 03 terdapat 38 rumah dihuni 38 KK dengan 114 jiwa.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Kemudian di RT. 04 ada 7 rumah yang dihuni 7 KK dengan 14 jiwa, di RT 05 terdapat 35 rumah dihuni oleh 35 KK dengan 100 jiwa, di RT. 06 terdapat 7 rumah dihuni oleh 7 KK dengan 14 jiwa, di RT 07 ada 3 rumah dihuni 3 KK dengan 7 jiwa, dan di RT 08 ada 5 rumah dihuni 5 KK dengan 15 jiwa.

“Secara keseluruhan kondisi terkini TMA di wilayah terdampak banjir sudah surut dan tidak ada lagi air di dalam rumah, hanya sedikit genangan di jalan poros. Tim yang membantu penanganan banjir terdiri dari beberapa unsur antara lain BPBD, dari kecamatan, Otorita IKN, Polsek Sepaku, DPKP Pos Sepaku, aparat desa,” tutur Sukadi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
11 ORANG UTAN Dipantau Pasca-Evakuasi Akibat Karhutla
KEMENHAM Dorong Penanganan Karhutla Berkeadilan bagi Warga
KARHUTLA Kubar Meluas, 415,51 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar
BNPB: 1.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan, Kalteng dan Kalbar Terparah
BATALION Armed 22/Kesumawira Dikukuhkan
OPTIMALKAN Posko Siaga untuk Antisipasi Karhutla
OKNUM Kasat Polresta Samarinda Diduga ‘Hamili’ Warga, Ditangani Propam Polda Kaltim

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca