GAGAL Persuasif, Dishut Kalsel akan Segel Lahan Inhutani III

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2020 - 22:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebelumnya langkah awal beberapa kali dilakukan pengenaan denda adimintrasi kepada PT Inhutani III untuk melakukan pembayaran kepada negara akan kegiatan yang seharusnya tidak bisa dilakukan sebelum rencana kerja tahunan dipenuhi.

Disebutkan Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan (Kalsel) , Hanif Faisol Nurofiq, pembinaan secara persuasif tidak ditaati, sehingga atas kesepakatan dan masukkan rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kalsel didukung moral dan politik untuk dilakukan eksekusi.

Hanif menjelaskan Dishut Kalsel akan segera minta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan evaluasi kinerja PT Inhutani III.

“Besok (hari ini, red) kami surati KLHK untuk segera diturunkan tim audit bedah kinerja tim Inhutani III,” kata Hanif.

Hanif sudah merencakan penutupan dan pemagaran, bahkan bisa dipasang police line pada areal PT Inhutani III. Hanif menyebut langkah tersebut diambil karena terdapat beberapa pertimbangan. Dikatakannya, areal PT Inhutani III diduga berubah fungsi dengan kavlingan-kavlingan diduga ilegal dan dimiliki perusahaan lain.

Saat ini tim kehutanan mulai dari penyidik kehutanan, investigasi keuangan, hingga polisi kehutanan berada di lapangan untuk melakukan penutupan sementara.

“KSO (kerjasama) yang dilakukan beberapa perusahaan dengan Inhutani diduga melanggar peraturan KSO itu sendiri. KSO yang diberikan bu menteri kehutanan hanya dibatasi untuk penyiapan lahan dan pemanenan.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Di lapangan ternyata berkembang menjadi lain, ada kavlingan kavlingan perusahan yang tidak dibenarkan dalam perjanjian KSO,” urainya.

Dihubungi terpisah, Manajer PT Inhutani III Tala, Rahmanadi, menjelaskan hingga muncul kavlingan ilegal diakuinya sering terjadi.

“Kavlingan itu di dalam lahan, ceritanya mau menanam jagung, jadi bukan oknum atau Inhutani sendiri yang bermain,” kata dia.

Ia mengaku belum mengetahui rencana police line dari Dishut Kalsel. Ditanya apakah Inhutani III menerima surat peringatan sebelumnya, dia mengakui belum tahu.

“Nah saya belum tahu. Mungkin surat peringatan itu ke kantor di Banjarbaru sehingga saya tidak mengetahuinya,” tandasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca