FOKUS Garap Lahan Tidur untuk Pertanian

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 22:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar Ria Norsan melakukan penanaman padi serentak di Kota Singkawang, Rabu (23/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

Gubernur Kalbar Ria Norsan melakukan penanaman padi serentak di Kota Singkawang, Rabu (23/4/2025). (Foto: ANTARA/HO-Prokopim Kalbar)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan meminta pemerintah daerah di seluruh kabupaten/kota di provinsi itu untuk memperkuat fokus pada peningkatan indeks pertanaman dan optimalisasi lahan tidur di tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Pemerintah daerah perlu membangun sinergi dengan masyarakat dalam mengelola lahan-lahan tidur agar bisa diolah secara produktif. Ini penting agar indeks pertanaman bisa meningkat dan kita bisa mewujudkan kemandirian pangan dari tingkat desa,” kata Ria Norsan saat menghadiri kegiatan tanam padi serentak di Kota Singkawang, Rabu (23/4/2025).

Dia mengatakan tanam padi yang dilaksanakan hari ini juga digelar serentak di 14 provinsi se-Indonesia sebagai dukungan terhadap program prioritas nasional Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, sinergi lintas sektor, termasuk dukungan dari TNI dan Polri, menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pencapaian ketahanan pangan.

Pemerintah Provinsi Kalbar, kata dia, juga telah menyalurkan berbagai bantuan, seperti benih padi hibrida dan inbrida, optimalisasi lahan, serta dukungan program padi gogo, dan reguler.

“Dengan kerja bersama dan semangat gotong royong, saya yakin kita bisa wujudkan swasembada pangan. Presiden Prabowo dan Wapres Gibran juga menargetkan Indonesia mandiri pangan pada tahun 2026, dan Kalbar siap mendukung penuh,” kata Ria, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Norsan juga mengajak para petani untuk semakin giat dan adaptif terhadap program nasional pertanian. Ia berharap pendekatan yang dilakukan pemerintah tidak hanya berbasis proyek, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :   BPBD Hadapi Kendala Tangani Karhutla Dua Kabupaten

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengungkapkan bahwa produksi beras di wilayahnya baru mencukupi 37 persen dari total kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi tantangan besar yang harus segera dibenahi.

“Luas sawah kita 2.319 hektare, dengan luas tanam padi 3.724 hektare, tetapi produktivitas masih rendah, yakni 3,69 ton per hektare. Idealnya bisa mencapai 6 hingga 8 ton,” katanya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan sinergi dengan petani serta instansi terkait bisa mempercepat peningkatan produksi, sehingga kebutuhan beras masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

51 ORANG UTAN Diselamatkan dari Karhutla Kalbar
MEMPRIHATINKAN! 4 Orang Utan Terjebak Karhutla
TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait
46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca