ENGGAN BUKA, Erick Thohir Soal Pengusul Ahok Jadi Bos BUMN

- Penulis

Kamis, 14 November 2019 - 22:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (CNN Indonesia/Resty Armenia).

 

SuarIndonesia – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir enggan mengomentari asal usul rencana pemilihan mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi bos BUMN. Ia enggan buka suara apakah usulan tersebut murni berasal dari dirinya atau Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak lah, semua dilaporkan kepada beliau (Jokowi),” ucap Erick singkat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11).

Sebelumnya, sempat beredar spekulasi di publik bahwa Ahok mendapat tawaran jabatan di BUMN karena pernah dekat dengan Jokowi. Keduanya diketahui memang pernah bekerja sama ketika menjabat posisi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada periode 2012-2016.

Namun, keduanya kemudian berpisah lantaran Jokowi  terpilih menjadi presiden. Setelah Jokowi jadi presiden, Ahok ‘naik takhta’ menjadi orang nomor satu di ibu kota hingga akhirnya terjegal kasus penistaan agama.

Lebih lanjut, Erick hanya menekankan bahwa pemilihan Ahok didasari oleh latar belakangnya selama ini. Ahok dianggap memiliki perjalanan karir yang baik dan konsisten.

Baca Juga :   PELACAKAN dari Pengungkapan Sabu Hampir Satu Kilogram, Pengendali Jaringan Aceh Diringkus Polda Kalsel

“Perlu banyak tokoh di BUMN untuk membantu BUMN. Saya rasa beliau tokoh yang konsisten, track record-nya jelas bisa terus membangun,” katanya.

Selain itu, Erick bilang Ahok memiliki karakter yang suka mengeluarkan dobrakan ketika menjalani sebuah jabatan. Karakter ini, katanya, tengah dibutuhkan dalam pengelolaan perusahaan negara.

“BUMN 142 perusahaan, kita perlu figur-figur yang bisa pendobrak, tidak mungkin 142 BUMN dipegang satu orang. Kita harapkan ada perwakilan perwakilan yang memang punya track record pendobrak,” tuturnya.

Di publik, juga sempat santer spekulasi bahwa Ahok akan menduduki kursi sebagai bos PT Pertamina (Persero), perusahaan minyak nasional. Namun, Erick enggan membenarkan kabar tersebut.

“Semua pasti ada TPA (Tim Penilaian Akhir), nanti kami lihat. Saya tidak bisa komentar. Segera nanti mungkin awal Desember (penetapan Ahok),” ujarnya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur
PEMDA Diminta tidak Lengah Meski Inflasi Terkendali
KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR
PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi
PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg
MENKEU: Pemerintah Berencana Beri Insentif Dukung Industri Padat Karya
MENURUN Kunjungan Wisata Geopark Meratus, Ini Penyebabnya
GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59

GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai

Senin, 4 Mei 2026 - 22:56

KUCURKAN BATUAN 6,5 Miliar Bantu Anak tidak Sekolah, Data di Kalsel Capai Puluhan Ribu

Senin, 4 Mei 2026 - 19:55

SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel

Senin, 4 Mei 2026 - 19:49

MULAI Hari ini, Harga Solar dan Pertamax Turbo Naik!

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41

TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan

Kamis, 30 April 2026 - 21:30

TANAMAN JAGUNG di Lahan Sekitar 18 Hektare Dipantau Polsek Jajaran Polresta Banjarmasin Perkembangannya

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Selasa, 28 April 2026 - 23:24

PDU Palangka Raya Ubah Limbah Plastik jadi Paving Block

Berita Terbaru

Tomsi Tohir, Sekjen Kemendagri. (Foto: Kemendagri)

Nasional

PEMDA Diminta tidak Lengah Meski Inflasi Terkendali

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:40


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Nasional

PEMERINTAH Kaji CNG sebagai Pengganti LPG 3 Kg

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:07

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca