EMPAT Remaja Kalsel Terpilih di GBN Tingkat Nasional

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025 - 19:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan juri nasional Purwa Tjaraka (kiri depan) menyerahkan piagam kepada salah satu peserta audisi paduan suara Gita Bahana Nusantara (GBN) asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang lolos mengikuti audisi tingkat nasional di Banjarmasin, Kamis (10/7/2025). (ANTARA/HO-Medcen Kalsel)

Dewan juri nasional Purwa Tjaraka (kiri depan) menyerahkan piagam kepada salah satu peserta audisi paduan suara Gita Bahana Nusantara (GBN) asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang lolos mengikuti audisi tingkat nasional di Banjarmasin, Kamis (10/7/2025). (ANTARA/HO-Medcen Kalsel)

SuarIndonesia — Sebanyak empat orang generasi muda asal Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terpilih untuk tampil pada audisi paduan suara Gita Bahana Nusantara (GBN) tingkat nasional yang berlangsung 17 Agustus mendatang.

Musisi Purwa Tjaraka yang menjadi salah satu dewan juri nasional dikonfirmasi di Banjarmasin, Jumat (11/7/2025), mengatakan empat peserta audisi tersebut terpilih melalui seleksi yang ketat menyisihkan puluhan orang lainnya.

“Memang ada beberapa kekurangan seperti membaca not yang masing kurang, namun saya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel untuk menangani. Kita ingin GBN ini punya arti bagi anak-anak muda,” kata Purwa Tjaraka.

Empat peserta yang lolos ikut audisi GBN tingkat nasional tersebut, yakni Wisnu Hadi dari Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Maycella Chantiqa Wijaya (SMAN 2 Banjarbaru), Hesekiel Redi Partomuan Tobing (SMAN 1 Banjarbaru), dan Yolanda Yemima Fasenga (SMAN 1 Tanjung).

Para peserta tersebut mewakili empat warna suara, meliputi Tenor, Alto, Bass, dan Sopran berdasarkan penilaian tim juri terdiri dari Purwa Tjaraka dan dewan juri daerah, seperti Sirajudin, Maryanto, Sinta Sinaga, serta Sabransyah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Provinsi Kalsel Raudati Hildayati juga mengakui masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum tampil pada tingkat nasional.

Baca Juga :   HAN 2025: Ratusan Anak Banjarmasin Ikut Khitanan Gratis

“Kita sudah berkomunikasi dengan tim Purwa Tjaraka School Music, sehingga tim kita memiliki waktu untuk memberikan pembinaan kepada empat pemenang audisi agar mereka siap tampil di tingkat nasional pada 17 Agustus mendatang,” tutur Raudati dilansir dari ANTARANews.

Salah satu peserta audisi, Wisnu Hadi mengaku telah tiga kali mengikuti audisi GBN, namun mendapatkan kesempatan lolos pada seleksi 2025.

Alhamdulillah tahun ini berhasil terpilih untuk mewakili Kalsel, dan ini merupakan bentuk apresiasi untuk diri saya sendiri,” ucap Wisnu.

Wisnu menyatakan bakal mengevaluasi segala kekurangan yang disiarkan tim dewan juri agar memperbaiki penampilan sehingga dapat tampil maksimal pada audisi tingkat nasional.

“Saya akan fokus untuk memperbaiki kemampuan saya berdasarkan hasil yang diberikan oleh dewan juri,” tutur Wisnu.

Peserta lain, Maycella Chantiqa Wijaya mengungkapkan penilaian dewan juri semangat ketat, sehingga harus bekerja keras termasuk belajar lebih untuk membaca notasi dan membentuk suara sebagai persiapan sebelum tampil di tingkat nasional. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca