SuarIndonesia – Tim Penyelamat Satwa Liar Bidang Perlindungan, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE), Dinas Kehutanan Kalsel, melepasliarkan dua ekor ular Sanca Batik atau yang biasa disebut masyarakat setempat Ular Sawa, pada akhir September tadi.
Dua ekor Sanca Batik tersebut sebelumnya dievakuasi oleh BPK Emirat Banjarmasin dari pemukiman warga.
Dua hari pasca evakuasi, salah satu ular tersebut bertelur sebanyak tiga butir. Hal demikian membuat induk ular menjadi sangat agresif.

Kepala Seksi Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem , Bidang PKSDAE, Supiani, mengatakan telur ular tersebut dititipkan kepada pebeliti Litbang Kehutanan yang berpengalaman menangani reptile.
“Kita upayakan agar telur tersebut diselamatkan guna menjaga keseimbangan alamiahnya.
Memerlukan kurang lebih tiga bulan untuk menetas, akan terus kita pantau perkembangannya,” tegas Supiani.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















