Bambang Heri Purnama
Suarindonesia – Kasus penyiraman dengan air keras terhadap, Asep Syarifudin, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah ada titik terang.
Hal itu terungkap ketika jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) dalam pertemuan dengan sejumlah anggota Komisi III DPR RI dalam kaitan Reses Persidangan II Tahun Sidang 2018 – 2019 di Kalsel, di Aula Matilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Rabu (19/12).
Dalam kunjungan kerja Komisi III, yang membidangi lingkup tugas bidang hukum dan HAM ini, dipimpin Desmon J Mahesa.
Juga ada Bambang Heri Purnama serta Habib Abu Bakar dan lainnya.
“Iya saya dengar tadi dari paparan yang ditanya soal kasus penyiraman itu ada dua tersangka sudah ditangani pihak Polda Kalsel dan dua lainnya masih dikejar,
Ia juga menungkapan kalau ada dugaan kaitan orang dalam dan ada yang menyuruh.
“Untuk motifnya, ya adalah dan nanti saja dulu. Itukan yang berwenang penyidik Polda, termasuk siapa identitas orangnya.

Tapi yang jelas sudah ada kepastian untuk pengungkapan kasusnya,’’ kata Bambang Heri Purnama, salah satu anggota Komisi III DPR RI, kepada wartawan, usai kegiatan.
Sementara secara terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M Rifai, ketika dihubungi, mengatakan itu memang ada terpaparkan di hadapan anggota Komisi III DPR RI.
“Untuk lebih lanjutnya nanti saya tanyakan lagi ke Direktur Reskrimum, Kombes Pol Sofyan Hidayat,’’ ucap Kabid Humas.
Sebelumnya, Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani, janji segera ungkap penyiram air keras ke korban Asep Syarifudin
“Kita terus menyelidiki dan jadi atensi kami. Mudahan dalam waktu dekat bisa diungkap, kami tak bisa menjelaskan itu semua, karena masih proses penyelidikan,’’ ucap kapolda.
Diberitakan sebelumnya, untuk pengungkapan itu, pihak Polda Kalsel juga turunkan tim sketsa wajah.
Sketsa wajah itu berdasarkan hasil pengakuan dari korban tentang ciri-ciri pelaku yang menghampiri dan menyiramnya saat di halaman parkir Café Capung di Jalan S Parman Banjarmasin Tengah, Selasa (20/11) malam, termasuk keterangan dari para saksi. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















