DUA HAJI Tertinggal di Arab Saudi

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 00:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Kalsel H Muhammad Tambrin didampingi istri saat menyambut kedatangan jamaah haji Kloter 13 atau Kloter terakhir Debarkasi Banjarmasin tiba di Tanah Air di Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (8/7/2025). (ANTARA/HO-PPIH Dembarkasi Banjarmasin Kalsel)

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Kalsel H Muhammad Tambrin didampingi istri saat menyambut kedatangan jamaah haji Kloter 13 atau Kloter terakhir Debarkasi Banjarmasin tiba di Tanah Air di Asrama Haji Banjarbaru, Selasa (8/7/2025). (ANTARA/HO-PPIH Dembarkasi Banjarmasin Kalsel)

SuarIndonesia — Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Muhammad Tambrin menyampaikan pihaknya terus memantau dua haji asal Kalsel yang masih tertinggal atau belum bisa dipulangkan dari Arab Saudi pada musim haji 2025.

“Satu haji karena sakit dan satu haji karena hilang,” ujarnya di Banjarbaru, Selasa (8/7/2025).

Menurut dia, dua haji tersebut belum bisa dipulangkan hingga kedatangan jemaah haji Kloter terakhir atau Kloter 13 ke Tanah Air, hari ini.

Haji pertama yang belum bisa dipulangkan adalah Kapsariah Salim (58 th) dari Kloter 7 asal Kota Banjarbaru (Kalsel) karena masih sakit dan dirawat di RS Arab Saudi.

“Ini terus kita pantau perkembangan kesehatan beliau, moga cepat sembuh dan bisa pulang ke kampung halaman berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Diungkapkan Tambrin, haji sakit ini dirawat sejak 20 Juni 2025 akibat sakit pneumonia efusi pleura dekstra (penumpukan cairan di rongga pleura kanan) dengan desaturasi (penurunan kadar oksigen dalam darah) + low intake.

Menurut dia, informasi perkembangan jamaah haji sakit di Arab Saudi tersebut terus disampaikan petugas haji di sana ke PPIH Debarkasi Banjarmasin.

Sama halnya, ungkap dia, haji kedua yang belum bisa dipulangkan adalah Hasbullah Ihsan (73 th) dari Kloter 7 asal Kota Banjarbaru yang dinyatakan hilang saat ibadah di Makkah, Arab Saudi.

Sedangkan, seorang haji yang hilang itu memiliki riwayat dimensia atau gangguan ingatan, dinyatakan hilang sejak meninggalkan hotel 709 di Makkah pada 17 Juni 2025 pukul 03:00 Waktu Arab Saudi.

Menurut Tambrin, semenjak dilaporkan hilang sampai saat ini pencarian Hasbullah masih terus dilakukan oleh pihak Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi bekerjasama dengan KKHI, KJRI, Konsultan Haji di Jedah, Otoritas Keamanan Arab Saudi, Imigrasi Syumaisy serta pihak Syarikah dan pihak terkait lainnya.

Baca Juga :   DPRD KALSEL Konsultasikan RPJMD 2025–2029 ke Bina Bangda

Selain Hasbullah dari Kalsel, kata Tambrin, sebelumnya ada dua jemaah haji Indonesia yang juga dinyatakan hilang yaitu Nurimah (80 th) Kloter 19 dari Embarkasi Pelambang hilang sejak 28 Mei 2025 dan Sukardi (67 th) Kloter 79 dari Embarkasi Surabaya hilang sejak 29 Mei 2025.

“Keduanya juga sama memiliki riwayat dimensia dan masih belum ditemukan juga sampai dengan sekarang,” ujar M Thambrin, dilansir dari AntaraNews.

Dari keterangan PPIH Arab Saudi, ungkap Tambrin, proses pencarian tidak memiliki batas waktu. Dengan demikian, ketiga orang itu akan terus dicari hingga ditemukan keberadaannya.

“Walaupun musim haji 1446 H/2025 M usai. Proses pencarian akan diwakilkan melalui Konsulat Jenderal (Konjen) RI,” ujarnya.

Mohon doakan bersama, semoga Hasbullah bersama dengan dua orang haji Indonesia yang hilang lainnya senantiasa dalam perlindungan Allah SWT dan cepat ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.

Sementara ini, jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang sudah berada di Tanah Air sebanyak 5.487 orang dengan petugas haji dari 13 Kloter.

Adapun terdata jemaah haji wafat sebanyak 13 orang, yakni sebanyak 12 di Arab Saudi dan satu haji saat di pesawat perjalanan pulangan ke Tanah Air. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal
KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi
OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya
RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat
DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN
DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran
NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:08

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Selasa, 14 April 2026 - 00:10

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Rabu, 8 April 2026 - 23:38

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Senin, 30 Maret 2026 - 20:12

WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca