Drainase Antasari Disoal Lagi karena Terendam dan Berbau

- Penulis

Senin, 12 November 2018 - 20:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Memasuki musim hujan kini persoalan drainase di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di sepanjang depan Pasar Sentra Antasari kembali dikeluhkan warga. Karena selain kandungan air bekas hujan yang lambat surut, juga terdapat bau aroma yang tidak sedap ketika lewat di jalan tersebut.

Salah seorang warga yang melintas, Norhasani mengatakan sangat tidak enak ketika melintasi depan Pasar Antasari saat setelah hujan, di samping macet juga terdapat genangan air yang mengeluarkan aroma tidak sedap.

“Rasanya seperti bau busuk ya, hampir mau muntah tadi ketika melewati bagian jalan di sana. Terlebih genangan air ini lumayan tinggi,” katanya.

“Malah jika saya memakai sepatu seperti ini di saat macet,mau tidak mau ya ikut basah sepatu saya karena kaki turun ke jalan,” keluhnya.

Kemudian warga lainnya, Abdul Razak menyampaikan hal yang sama. Setelah kurang lebih tiga jam hujan reda, tetapi tetap saja jalan Pangeran Antasari di depan Pasar Sentra Antasari tersebut dipenuhi dengan genangan air.

“Sangat disayangkan kemarin menurut saya baru saja diperbaiki oleh pemerintah kota drainase tersebut, tetapi karena drainase itu juga digunakan sebagai pembuangan limbah maka saluran air di drainase ini terganggu bahkan tak jarang mengeluarkan aroma busuk,’’ ungkap Razak.

Sementara pihak Pemerintah Kota ketika dikonfirmasi melalui Dinas PUPR, (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir H Joko Pitoyo menerangkan saluran drainase di kawasan tersebut sudah lumayan lancar, tetapi saluran tersebut juga dimanfaatkan untuk pembuangan limbah dari kawasan Pasar Abtasari yg mengakibatkan percepatan pendangkalan saluran drainasenya.

Baca Juga :   MASUK GERBONG ROTASI Empat Kajari di Wilayah Kalsel

“Nanti secepatnya akan kita lakukan pembersihan drainase, dan ke depan akan kita kiordinasikan. Untuk pengelolaan limbah pasar kita sambungan dengan PD PAL, sehingga tidak mengganggu aliran drainasenya,’’ papar Joko Pitoyo.

Joko Pitoyo menyebutkan secepatnya pihak Dinas PUPR bersama beberapa instansi terkait akan berkoordinasi untuk menangani masalah genangan air yang menyebabkan meluapnya aroma tidak sedap karena pembuangan limbah.
“Mungkin memasuki musim hujan ini akan kita waspada dan kita bersihkan dulu saluran drainasenya. Selanjutnya limbah akan kita buatkan saluran ke PD PAL untuk kasus pengelolaan limbah ini,’’ kata Joko Pitoyo.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru