Drainase Antasari Disoal Lagi karena Terendam dan Berbau

Drainase Antasari Disoal Lagi karena Terendam dan Berbau

Suarindonesia – Memasuki musim hujan kini persoalan drainase di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di sepanjang depan Pasar Sentra Antasari kembali dikeluhkan warga. Karena selain kandungan air bekas hujan yang lambat surut, juga terdapat bau aroma yang tidak sedap ketika lewat di jalan tersebut.

Salah seorang warga yang melintas, Norhasani mengatakan sangat tidak enak ketika melintasi depan Pasar Antasari saat setelah hujan, di samping macet juga terdapat genangan air yang mengeluarkan aroma tidak sedap.

“Rasanya seperti bau busuk ya, hampir mau muntah tadi ketika melewati bagian jalan di sana. Terlebih genangan air ini lumayan tinggi,” katanya.

“Malah jika saya memakai sepatu seperti ini di saat macet,mau tidak mau ya ikut basah sepatu saya karena kaki turun ke jalan,” keluhnya.

Kemudian warga lainnya, Abdul Razak menyampaikan hal yang sama. Setelah kurang lebih tiga jam hujan reda, tetapi tetap saja jalan Pangeran Antasari di depan Pasar Sentra Antasari tersebut dipenuhi dengan genangan air.

“Sangat disayangkan kemarin menurut saya baru saja diperbaiki oleh pemerintah kota drainase tersebut, tetapi karena drainase itu juga digunakan sebagai pembuangan limbah maka saluran air di drainase ini terganggu bahkan tak jarang mengeluarkan aroma busuk,’’ ungkap Razak.

Sementara pihak Pemerintah Kota ketika dikonfirmasi melalui Dinas PUPR, (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir H Joko Pitoyo menerangkan saluran drainase di kawasan tersebut sudah lumayan lancar, tetapi saluran tersebut juga dimanfaatkan untuk pembuangan limbah dari kawasan Pasar Abtasari yg mengakibatkan percepatan pendangkalan saluran drainasenya.

“Nanti secepatnya akan kita lakukan pembersihan drainase, dan ke depan akan kita kiordinasikan. Untuk pengelolaan limbah pasar kita sambungan dengan PD PAL, sehingga tidak mengganggu aliran drainasenya,’’ papar Joko Pitoyo.

Joko Pitoyo menyebutkan secepatnya pihak Dinas PUPR bersama beberapa instansi terkait akan berkoordinasi untuk menangani masalah genangan air yang menyebabkan meluapnya aroma tidak sedap karena pembuangan limbah.
“Mungkin memasuki musim hujan ini akan kita waspada dan kita bersihkan dulu saluran drainasenya. Selanjutnya limbah akan kita buatkan saluran ke PD PAL untuk kasus pengelolaan limbah ini,’’ kata Joko Pitoyo.(SU)

 258 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: