SuarIndonesia – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) ke-19 di Kota Banjarmasin berlangsung di Siring Kawasan Menara Pandang, pada Sabtu (28/9/2024).
Ini menjadi momentum penting untuk menyoroti urgensi pendidikan usia dini.
Acara dihadiri berbagai tokoh pendidikan dan pemerintahan setempat, termasuk Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, dan Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah.
Wali Kota H Ibnu Sina menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) perlu ditingkatkan.
“Tumbuh kembang anak di usia dini sangat penting, dan guru-guru PAUD adalah ujung tombaknya,” ujarnya.
Menurutnya, acara seperti ini diharapkan semakin menyadarkan semua pihak tentang pentingnya dukungan kepada para pendidik PAUD.
“Kami berharap dengan kegiatan lomba-lomba dan jambore seperti ini, perhatian terhadap guru-guru PAUD semakin meningkat, karena mereka adalah fondasi pendidikan kita,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Banjarmasin BAIMAN (Barasih Wan Nyaman). “Semoga anak-anak kita tumbuh dalam suasana yang harmonis dan nyaman, khususnya di Kota Banjarmasin yang BAIMAN ini.”Selamat dan sukses untuk Himpaudi,” lanjutnya.
Selain itu, Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah, berharap Himpaudi semakin kuat dan solid dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak usia dini.
“Mudah-mudahan seluruh Laskar Himpaudi semakin sehat, bersatu, dan berkolaborasi untuk memastikan pendidikan anak usia dini semakin baik,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Jambore yang diadakan pada hari itu merupakan langkah awal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih besar di masa depan.
“Jambore tahun ini spesial, dan saya berharap ini akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Lebih dari sekadar perayaan, acara ini menjadi platform penting bagi para guru PAUD dan pemerintah untuk bersilaturahmi dan memperkuat komitmen mereka terhadap masa depan pendidikan anak-anak.
“Pertemuan ini diharapkan menghadirkan hati yang gembira bagi para guru, dan mereka bisa kembali bertemu anak-anak didik dengan senyum ceria,” tutup Siti Wasilah. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















