DKP3 Kaji Opsi Relokasi Kebun Binatang Mini Jahri Saleh

- Penulis

Kamis, 18 April 2024 - 01:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebun Binatang Mini Jahri Saleh Banjarmasin

Kebun Binatang Mini Jahri Saleh Banjarmasin

SuarIndonesia – DKP3 Kaji, opsi relokasi Kebun Binatang Mini (KBM) Jahri Saleh.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuluansyah Effendi mengatakan dinasnya memang sedang melakukan relokasi atau pemindahan.

Pemindahan atas hasil konsultasi DKP3 dengan BKSDA (Badan Konservasi Sumber Daya Alam) Kalimantan Selatan.

Dalam konsultasi dan Evaluasi, BKSDA menyatakan Kebun Binatang Mini Jahri Saleh atau dikenal dengan Taman Satwa sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena berada di tengah kawasan pemukiman.

Selain itu, luasan lahan yang ada tidak memenuhi standar teknis sebagai tempat konservasi satwa.

Kesulitan ini bertambah karena untuk perluasan sudah tidak bisa dilakukan karena lahan yang habis buat kompleks perumahan.

Hal inilah yang membuat pihak Kebun Binatang Mini Jahri Saleh untuk menambah koleksi satwa, walaupun banyak warga yang meminta penambahan koleksi satwa.

Baca Juga :   HUKUMAN Mardani H Maming Jadi 10 Tahun Penjara, KPK Buka Suara

“Kita selalu maksimal dengan segala kondisi yang ada, kita selalu berusaha menambah koleksi satwa” kata Yuliansyah Effendi.

Menurutnya salah satu pilihan adalah memindahkan lokasi kebun binatang mini ke kawasan pinggiran kota atau lahan yang masih luas.

Untuk tempat relokasi, Yuliansyah Efendi enggan mengungkapkan lokasinya, namun menyebutkan lokasi relokasi adalah tanah milik Pemko Banjarmasin.

“Untuk rencana relokasi ini kita masih berkonsultasi dengan pimpinan, rencananya dan bagaimana” tutup Yuliansyah Effendie. (*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca