DIWANTI-WATI Pangeran Khairul Saleh, Soal Napi Over Kapasitas dan Minimnya Pengawasan

DIWANTI-WATI Pangeran Khairul Saleh, Soal Napi Over Kapasitas dan Minimnya Pengawasan

SuarIndonesia – Pihak Kanwil Kemenkumham Kalsel, diwanti-wanti Wakil Ketua Komisi III DPR-RI asal PAN, Pangeran Khairul Saleh.

Itu, menyangkut narapidana over kapasitas, soal pengawasannya dan masalah lainnya.

Hal itu disampaikan Pangeran Khairul Saleh, saat bersama rombongan Komisi III DPR RI kunjungan kerja Reses Masa Persidangan I Tahun 2020, Senin (12/10/2020) lalu.

Sisi lain Pangeran Khairul Saleh mengingatkan Kakanwil Kemenkumham Kalsel soal penghuhi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang over kapasitas.

Baik di Lapas Banjaramsin, Kotabaru dan Banjarbaru.“Dari paparan, maka ini sangat tinggi  over kapasitas yang sudah 529 persen,” bebernya.

Bercemin dari kasus napi yang kabur di lapas luar Kalsel, maka hendaknya di sini dilakukan pengawqsan yang ekstra ketat.

Bahkan dengan napi yang over kapasitas, biasanya pengawasan tidak bisa maksimal.

“Aplagi di Lapas Banjarmasin yang dihuni  1.929 narapidana, dengan petugas pengawasnya hanya 18 orang.”Ini sangat riskan,” tegasnya.

Dari itu, ia mengingaatkan kepada semua Kalapas di Kalsel agar tidak lengah serta tiap saat harus kontrol dan  pastikan sesuai SOP.

“Laksanakan dengan benar, jangan sampai ada narapidana seumur hidup, misalnya  akhirnya berpikir ya mending kabur seperti kasus di lapas daereh lain,” beber Khairul Saleh.

Termasuk diwanti-wanti, alat komunikasi seperti Handphone, jangan sampai ada ditangan narapidana.

”Saya pernah menerima telpon dari orang dikenal, tapi nomernya lain dan orang itu menjalani masa tahanan, minta sesuatu kepada saja.

Saya berpikir dari mana bisa ada alat komunikasi, apakah pinjam atau menyewa dari pegawai lapas. Ini juga perlu dikontrol.

Kemudian soal pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA), juga perlu ketat.

Karena sangat sensitif dan jadi perhatian yang bisa mengarah demo dan lainnya,” pungkas Pangeran Khairul Saleh. (ZI) 

 333 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: