DISOROT Pengamat Politik Pasca Aksi di Depan DPRD Kalsel

- Penulis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gazali Rahman

Gazali Rahman

SuarIndonesia – Disorot Pengamat Politik dari Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Gazali Rahman, pasca bentrok aksi di depan DPRD Kalsel pada Jumat (23/8/2024).

Ini ketika aksi Kawal Putusan MK dan Tolak Revisi UU Pilkada hingga tindakan represif terhadap membuat sekitar 15 orang terluka harus dilarikan ke rumah sakit, bahkan dari aparat ada pula yang teluka hingga piugsan.

“Sungguh disayangkan terjadi bentrokan tersebut. Seharusnya tak terjadi jika ada anggota DPRD Kalsel yang mau bersama-sama menemui para pendemo,” ucap Gazali Rahman, Minggu (25/8/2024).

“Mempertanyakan responsibility atau kepekaan dari para anggota DPRD Kalsel. Pendemo kan rakyat, kenapa sebagai wakil rakyat tidak mau menemui rakyatnya,” tambah dia.

Ketika itu, massa secara bergantian berorasi. Namun, orasi mereka hanya didengar aparat, dari keterangan, para anggota masih banyak melaksanakan tugas ke rakyatan yakni reses ke luar kota dan kemudian baru ada perwakilan.

Sekretaris Komisi I Bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Kalsel H Suripno Sumas sempat menemui mahasiswa.

Namun pengunjuk rasa menolak karena meminta minimal delapan orang yang menemui pendemo.

Saat negosiasi, mahasiswa meminta membacakan tuntutan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalsel, namun tidak diizinkan sehingga massa menyerbu “pagar betis” kepolisian dan petugas mengevakuasi Suripno.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Pada bagian lain Gazali Rahman jelaskan Undang-Undang (UU) Pilkada itu sendiri yang menjadi materi demo mau ditetapkan UU Pilkada yang baru.

Meski sekarang sudah resmi dibatalkan penetapan UU Pilkada ini.“Artinya para pendemo mengawal supaya tidak ada perlawanan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Putusan MK sudah final dan tidak bisa ditawar tawar lagi, sedangkan kedudukan DPR hanya sebagai lembaga tinggi negara.

Tentu menjadi harapan, masing-masing lembaga negara wajib menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing, DPR kemudian DPRD bahkan kepolisian dalam hal pengamanan demo,” jelasnya.

Ditambahkan, jika ada perlawanan terhadap putusan MK maka perlu dipertanyakan ada apa. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet
MOMEN HUT ke-81 TNI, Kapolsek Banjarmasin Tengah dan Barat Sambangi Koramil Bawa Tumpeng
IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM
POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat
SOSOK BAYI Gegerkan Cempaka Raya, Dibuang Sang Ibu Tergeletak di Depan Rumah Warga
PENJAGA MALAM Kaget Rekannya Tak Bernyawa di Kelayan A
KORBAN KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi Paling Banyak asal Jatim
LAGI, Dua Jasad KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Kalteng

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43

KPK: Pejabat Baru Dilantik Presiden Diimbau Laporkan Kekayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:29

PRESIDEN Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI dan Lantik Enam Pangdam

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:21

POLISI Melacak Ibu Pembuang Bayi di Teras Rumah Warga Cempaka Raya Banjarmasin Barat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:56

POLRI Rotasi 88 Pati Termasuk Kapolda

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:38

11 TERSANGKA Terorisme di Enam Provinsi Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:48

MEMBARA Komplek Pamen Polri Belitung Laut Banjarmasin, Rencana Datangkan Tim Lab Forensik Mabes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 00:25

TIGA Terduga Teroris Ditangkap di Sulteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:08

SYAHGANDA Nainggolan jadi Kepala Bakom

Berita Terbaru

Pencarian orang utan terdampak karhutla. (Foto: HO-BKSDA Kalteng)

Kalteng

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet

Senin, 5 Okt 2026 - 23:50

Rektor Terpilih ULM periode 2026-2030, Iwan Aflanie, memberikan keterangan kepada media usai penetapan hasil pemilihan rektor, Jumat (2/10/2026). (Foto: HO-ULM)

Kalsel

IWAN AFLANIE Dilantik sebagai Rektor ULM

Senin, 5 Okt 2026 - 19:53

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca