Disdik Banjarmasin akan Regrouping SD Kekurangan Murid

- Penulis

Selasa, 25 Juni 2019 - 21:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berencana melakukan penggabungan (Regrouping) beberapa sekolah dasar (SD) di Banjarmasin pada saat memasuki awal tahun ajaran 2019/2020 mendatang, karena dianggap tidak memenuhi kouta pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs H Totok Agus Daryanto mengatakan ada rencana dari dinas untuk menggabungkan beberapa SD yang minim peminat saat PPDB berlangsung dengan syarat sudah mengalami kekurangan siswa minimal tiga tahun berturut-turut.

“Kalau baru tahun ini saja yang mengalami maka tidak akan dilakukan penggabungan, namun kalau sudah tiga tahun berturut turut ini minim siswa maka akan dilakukan penggabungan nantinya atau yang sering disebut regrouping,” ujar Totok kepada awak media, Selasa (25/06/2019).

Mantan Kadis Pariwisata HSU ini menyebut sedikitnya 207 SD yang terdapat di Banjarmasin, ada sekitar 34 SD yang mengalami kekurangan siswa pada saat PPDB, namun Totok tidak menyebutkan secara detail SD mana saja yang mengalami kekurangan siswa pada saat PPDB tahun 2019.

Totok hanya membeberkan beberapa contoh seperti SDN Basirih 10, SDN Melayu 5 dan SDN Kelayan Timur, “Ini merupakan contoh sekolah yang masih kekurangan siswa pada saat proses PPDB tahun 2019 ini berlangsung,” katanya.

Meski demikian, Totok mengungkapkan masih ada sedikit harapan agar kouta PPDB SD dapat terpenuhi, mengingat berdasar analisa dari Dinas Pendidikan sendiri, Ia berasumsi tak sedikit orang tua siswa yang mendaftarkan anaknya saat tahun ajaran dimulai.

Baca Juga :   PEMBACOK Juru Parkir Serahkan Diri ke Polisi

“Oleh karena itu kita tunggu awal tahun ajaran nanti saja, kalau memang tetap kurang maka akan kita lakukan penggabungan pada sekolah yang mengalami kekurangan siswa secara tiga tahun berturut turut,” ucap Totok.

Ia menambahkan kouta peneriman siswa SD di Banjarmasin mencapai 9.000 siswa, namun sampai saat ini fakta lapangan berdasarkan dapodik.

“Di Banjarmasin hanya sekitar 5636 siswa saja yang baru mendaftar SD, Artinya ini ada penurunan, kalau menurut analisa saya ini akibat pengaruh pada program KB yang berhasil mengendalikan pertumbuhan penduduk,” beber Totok.

Kemudian ia melanjutkan faktor lainnya yang menyebabkan kouta SD di Banjarmasin masih kurang adalah kecenderungan orang tua di Banjarmasin memasukkan anaknya sedari usia SD ke sekolah berbasis agama.

“Terlepas dari agama Islam atau non, masing-masing analisa ini dibuktikan dengan pihak sekolah berbasis agama setiap tahunnya tidak pernah kekurangan siswa,” demikian Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs H Totok Agus Daryanto Totok.

Walikota H Ibnu Sina mengaku menerima laporan SD yang kekurangan murid dan akan dilakukan penggapan. Hal ini merupakan efisiensi dan hasilnya diharapkan sangat baik dalam mendukung rencana penggabungan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca