SuarIndonesia – Rehab rumah terdampak banjir itu dilaksanakan pada tahun 2022 melalui APBD Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukimah (Disperkim) Kalsel.
Rumah yang direhab itu tersebar di 5 kabupaten kota dengan total unit 136. Rehab di Kabupaten Banjar 30 unit, Kabupaten Hulu Sungai Tengah 45 unit, Kabupaten Balangan 11 unit, Kabupaten Barito Kuala 25 unit, dan Kabupaten Tanah Laut 25 unit.
Selain itu, pada tahun 2021 silam Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengalokasikan anggaran membantu penanganan 3.941 unit rumah korban banjir pada 5 kabupaten.
“Pemprov Kalsel punya tanggung jawab membantu penanganan rumah korban banjir dengan jumlah 3.236 unit,’’ kata Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Aminy, di sela penyerahan secara simbolis bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berbarengan dengan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2022, di Kiram Park, Banjar, Kamis (1/9/2022) .

Kepala Disperkim Kalsel, Mursyidah Aminy
Bansos yang diserahkan berjumlah 256 unit terdiri dari 136 unit bantuan rehab rumah tak layak huni yang terdampak banjir 2021 dan 120 unit bantuan Peningkatan Kualitas RTLH di pemukiman kumuh tersebar di 12 kabupaten/ kota se- Kalsel. Masing-masing kabupaten-kota mendapatkan alokasi 10 unit.
“Anggaran untuk 1 unit rumah sebesar Peningkatan Kualitas RTLH sebesar Rp 20 juta, terdiri dari pengadaan bahan bangunan sebesar Rp 17,5 juta dan upah sebesar Rp 2,5 juta,” ujar Mursyidah.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















