
Suarindonesia – Dipilih sosok polisi teladan yang profesional, modern, terpercaya dan berintgeritas di era reformasi dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Polri.
Itu merupakan rencana aksi Quick Wins Polri Program 6 sebagai revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.
Untuk penentuan semua itu pula, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gelar rapat, Selasa (26/3)
Rapat dipimpin Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani diwakili Wakapolda, Brigjen Polisi Aneka Pristafuddin didampingi Irwasda, Kombes Pol Djoko Poerbo Hadijojo dan Karo SDM, Kombes Pol Defrian Donimando.
“Dalam pemilihan polisi teladan di tingkat Polda Kalsel, anggota diseleksi melalui kriteria Iman dan Yakwa kepada Tuhan serta loyalitas dalam bertugas,” kata Wakapolda.
“Aspek keteladanan dan aspek etika berperilaku juga menjadi tolak ukur dalam penilaian,” tambahnya.
Sementara itu, Karo SDM menambahkan dalam menunjuk anggota bukan karena faktor like atau dislike.
Tapi diliat dari kesehariannya dalam bekerja yang melampaui batas.
“Dengan diadakannya pemilihan polisi teladan ini diharapkan dapat memacu anggota kepolisian untuk memberikan pengabdiannya yang terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” jelas Karo SDM.
Harapannya bisa memotivasi anggota untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















