DIPERPANJANG Periode Jarak Vaksinasi Pertama dan Kedua

- Penulis

Jumat, 26 Maret 2021 - 22:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, mengeluarkan regulasi baru terkait periode vaksinasi. Regulasi sebelumnya jarak antara vaksin pertama dan kedua 14 hari.

Atas dasar itu vaksin kedua ratusan wartawan di Kalsel yang direncanakan Jumat (26/3/2021) ditunda.

“Setelah kita diskusikan vaksinasi tahap 2 di PWI kalsel ditunda,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM. Muslim.

Menurut Muslim, periode vaksin 28 hari sesuai dengan rekomendasi BPOM berdasarkan telaah optimalisasi.

“Yang sudah terlanjur tidak jadi masalah, sedangkan yang berikutnya akan lebih optimal sesuai edaran 28 hari,” katanya.

Ditanya apa bedanya antara 14 dan 28 hari, disebutkan Muslim hanya terkait proses pembentukan imun dalam tubuh. Ia menyebut opsi 14 hari tetap boleh dipilih, namun Satgas Kalsel memilih yang 28 hari.

“Khusus vaksin sinovac inikan diuji terus sehingga terdapat perkembangan regulasi.

Baca Juga :   PETAKAN TITIK RAWAN Balap Liar, Polresta Gandeng Polres Wilayah Sekitar Perkuat Pencegahan

Contohnya dulu vaksin tidak bisa untuk usia di atas 60, setelah kajian lagi bisa. Begitu juga orang dengan tensi di atas 140 belum boleh, sekarang kajian berikutnya bisa.

Dulu orang menyusui belum dianjurkan sekarang bisa. Pemutahiran regulasi terus dilakukan tapi mauaranya tetap keamanan dan mutu efektivitas. Kebijakan ini untuk sinovac, nanti lain lagi vaksin yang lain,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel
ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan
KALSEL BERDUKA, Gubernur Periode 2005 — 2015 Berpulang ke Rahmatullah
TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif
KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku
1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:08

KENANGAN Haris Makkie pada Almahum H Rudy Ariffin, Sempat Membahas soal Perkembangan Pembangunan Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 14:53

ALMARHUM Rudy Ariffin Semasanya Sosok Karismatik, Ini Deretan Capaian Dihasilkan dari Kepemimpinan

Minggu, 6 September 2026 - 14:43

KALSEL BERDUKA, Gubernur Periode 2005 — 2015 Berpulang ke Rahmatullah

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:12

RAKOR KARHUTLA, Polda Kalsel Kenalkan Inovasi Cairan Pemadam dan Kolam Portable untuk Lahan Gambut

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca