DIPERPANJANG Periode Jarak Vaksinasi Pertama dan Kedua

DIPERPANJANG Periode Jarak Vaksinasi Pertama dan Kedua

SuarIndonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, mengeluarkan regulasi baru terkait periode vaksinasi. Regulasi sebelumnya jarak antara vaksin pertama dan kedua 14 hari.

Atas dasar itu vaksin kedua ratusan wartawan di Kalsel yang direncanakan Jumat (26/3/2021) ditunda.

“Setelah kita diskusikan vaksinasi tahap 2 di PWI kalsel ditunda,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM. Muslim.

Menurut Muslim, periode vaksin 28 hari sesuai dengan rekomendasi BPOM berdasarkan telaah optimalisasi.

“Yang sudah terlanjur tidak jadi masalah, sedangkan yang berikutnya akan lebih optimal sesuai edaran 28 hari,” katanya.

Ditanya apa bedanya antara 14 dan 28 hari, disebutkan Muslim hanya terkait proses pembentukan imun dalam tubuh. Ia menyebut opsi 14 hari tetap boleh dipilih, namun Satgas Kalsel memilih yang 28 hari.

“Khusus vaksin sinovac inikan diuji terus sehingga terdapat perkembangan regulasi.

Contohnya dulu vaksin tidak bisa untuk usia di atas 60, setelah kajian lagi bisa. Begitu juga orang dengan tensi di atas 140 belum boleh, sekarang kajian berikutnya bisa.

Dulu orang menyusui belum dianjurkan sekarang bisa. Pemutahiran regulasi terus dilakukan tapi mauaranya tetap keamanan dan mutu efektivitas. Kebijakan ini untuk sinovac, nanti lain lagi vaksin yang lain,” tegasnya.(RW)

 507 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: