DIPAKSA MENGAKU – DIPUKUL Oknum Satres Narkoba Polres HSS Berujung Diadukan ke Bid Propam Polda

- Penulis

Rabu, 5 April 2023 - 20:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Tak terima diduga dipukul hingga babak belur oleh oknum Satuan Reserse (Satuan Reserse) Narkoba Polres Hulu Sungai Selatan (HSS).

Apalagi disuruh mengaku dan ini dialami terduga tersangka sekaligus korban Safrudin Ali (44), warga Desa Sungai Buluh RT.05 RW. 00, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong.

Hingga dilaporkan dan menunggu hasil dari Bid Propam Polda Kalsel.

Hal ini dikatakan oleh pengacaranya, Adv, Kusman Hadi SH MH CIA CIT, saat ditemui di Jalan DI Panjaitan Banjarmasin Tengah.

“Kasusnya ini sudah kita laporkan ke Propam Polda Kalsel, katanya Rabu (5/4/2023)

Dimana korban sudah ditahan sejak 14 Maret 2023 , tertangkapnya klien ini hanya berdasar petunjukan dari orang sebelumnya yang ditangkap oleh anggota Satres Narkoba Polres HSS, lalu dikembangkan ke rumah Safrudin Ali,.

Disana anggota tak menemukan barang bukti apa-apa, hanya menemukan klip plastik kecil yang kosong biasanya digunakan emas oleh istrinya dan timbangan digital.

Saat di dalam rumah Safrudin Ali diduga sempat dipukuli oleh anggota untuk mengakui sebagai pengedar.”Kedatangan mereka langsung melakukan pemukulan,” tambahnya.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

Selanjutnya Safrudin Ali dibawa ke Mapolres HSS, sesampainya di dalam ruangan dia kembali mendapatkan siksaan oleh anggota di hadapan oleh dua orang saksi terlebih dulu ditangkap, untuk disuruh mengaku.

Namun Sarifudin Ali tetap bertahan tak mengakui bahwa dirinya bukan sebagai pengedar apalagi bandar.

“Kita sebagai pengacara masih menunggu hasil dari anggota Propam Polda,” ucapnya.

Walaupun dibantah dari Polres HSS mengatakan bahwa penangkapan ini sesuai dengan SOP, samping mereka bersikeras ada barang bukti cukup.

“Tetapi menurut saya sebagai pengacara itu tidak ada barang bukti dan kurang bukti untuk menahan seseorang.

Walaupun ada dua orang yang terlebih ditangkap, dan salah satunya mengaku mendapatkan narkoba itu dari Sarifudin Ali.

Apalagi tidak menemukan chatingan atau telp yang masuk di Handphone serta uang transferan pun tak ada ditemukan,” tutup Kusman Hadi. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi
2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan
SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai
PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak
MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju
DIDUGA LOMPAT dari Jembatan Mahakam, BB Ditemukan Tewas Mengambang
TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun
JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:36

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:20

TERKUAKNYA DUGAAN KS di Ponpes Kukar, Korban Diam Bertahun-tahun

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:56

JASAD PEREMPUAN MEMBUSUK di Dalam Kamar, Sebelum Temuan Terdengar Pertengkaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:21

AKSI TAWURAN Kelompok Remaja di Tembus Mantuil, Pelaku Diamankan Polresta Banjarmasin

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:53

102 SEKOLAH Hasil Revitalisasi Diresmikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48

DUA PEMUDA HILANG di Hutan Bagugus Dievakuasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:25

HARI LINGKUNGAN HIDUP, Setwan Kalsel Bersihkan Got Tersumbat

Berita Terbaru

Proses pemindahan napi high risk Lapas Palangka Raya ke Nusakambangan. (Foto: dok Ditjenpas Kalteng)

Hukum

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:58

Lokasi bocah Jio Norahito (11) yang hilang di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kabupaten Kapuas, Kalteng. (Foto: dok SAR Palangka Raya)

Kalteng

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:52


Pelaku R pembacok ibu dan anak di Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). (FotoL dok Polsek Pahandut)

Hukum

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:45

Mayat MA mengapung di sungai Desa Lok Tamu, Banjar. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

MAYAT MA Mengapung di Sungai Lok Tamu, Diduga Mau Cuci Baju

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca