SuarIndonesia – Kelompok Tani Hutan (KTH) pendampingan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tanah Laut yang mendapat bantuan pendanaan dari Bank Dunia dilakukan monitoring, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (4/4/2022).
“Forest Investment Program II (FIP II) dilaksanakan sejak 2018 untuk berbagai KTH. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di antaranya pengembangan produk kemiri, jasa lingkungan, budidaya jamur, madu kelulut, dan lain-lain.
Pembinaan kelembagaan agar bisa maju dan mandiri juga termasuk kegiatan dalam FIP II,” ujar Kasi Perlindungan Hutan KPH Tanah Laut, Agus Suparno, di sela kunjungan tim monitoring KLHK di Aula Rimbawan 1 Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel.
Dikatakan Agus, se Indonesia hanya terdapat 10 KPH yang dipercaya Bank Dunia untuk melakukan pendampingan, satu di antaranya KPH Tala.
Dari 58 KTH di Kalsel hanya 10 yang difasilitasi dengan kisaran total anggota 500 orang.
“FIP II harusnya selesai 2021 tapi perpanjangan sampai 2022. Anggaran yang dikucurkan setiap tahun berbeda-beda, ada Rp 1 miliar, Rp 500 juta, dan tahun 2022 Rp 800 jutaan.
Selain dana dari Bank Dunia, Pemprov Kalsel juga alokasikan anggaran untuk berbagai kegiatan seperti penyuluhan dan pembinaan KTH sehingga hasilnya sesuai harapan,” ucapnya.
Beberapa KTH yang difasilitasi FIP II di antaranya KTH Gunung Birah, Harapan Baru, Batu Kura, Subur Makmur, dan Pinang Madu.

Plt. Kadishut Kalsel, Fatimatuzzahra, menambahkan tindak lanjut dari program ini selalu dimonitor oleh dinas kehutanan Kalsel.
Terbaru dilakukan kunjungan dari humas KLHK dan beberapa jurnalis nasional. Rombongan berada di Kalsel selama empat hingga tujuh hari turun langsung ke lapangan di KPH Tanah Laut untuk memotret kemudian memberikan masukan terkait perkembangan KTH yang sudah diberikan.
“Beberapa spot yang akan dikunjungi yakni Kelompok Tani Hutan pengolahan kemiri, pengolahan madu hutan, dan budidaya jamur,” jelas perempuan yang akrab disapa bu Aya ini.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















