SuarIndonesia – Setelah melalui tahapan lelang proyek pembangunan Jembatan Malimali yang masuk ruas Jalan Sungai Ulin – Mataraman terkontrak dengan nilai Rp24.959.817.000 dan dimenangkan PT Multi Usaha Pembangunan.
Jembatan dengan panjang kurang lebih 224 meter ini terdiri dari 7 segmen. Segmen 1,2, dan 3 pendekat ke arah Mataraman panjangnya 79 meter dengan konstruksi pile sleb.
Begitu pula segmen 5, 6, dan 7 pendekat ke arah Sungai Ulin juga menggunakan konstruksi pile sleb dengan panjang 85 meter.
Kemudian bentang tengah atau segmen dengan panjang 60 meter menggunakan konstruksi rangka baja.
Segmen 4 tanpa menggunakan tiang dan tepat berada di atas Sungai Martapura.

Selain Jembatan Malimali, pada ruas Jalan Sungai Ulin-Mataraman juga dibangun satu Jembatan Mundam. Sumber pembiayaan pembangunan Jembatan Mundam berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel.
Pembangunan Jembatan Mundam terkontrak Rp14.147.322.498 dan dilaksanakan oleh PT Salsabila Oniresh Nusantara.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Roy Rizali Anwar, melalui Kabid Bina Marga, M. Yasin Toyib, menjelaskan apabila dua jembatan tersebut selesai dilaksanakan maka konesi ruas Jalan Sungaii Ulin-Mataraman tinggal menyisakan 1 kilometer jalan yang belum teraspal.
Ruas jalan tersebut panjangnya 14 kilometer. 1 kilometer yang belum teraspal berada di antara Desa Jingah Habang Ilir dan Desa Malimali.
“Kontrak kerjasama dua jembatan yang dilaksanakan tahun ini sudah ditandatangani awal Februari silam.
Saat ini sudah mulai proses pengerjaan,” ujar Yasin, Jumat (12/3/2021).(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















