DIDUGA Terlibat Narkoba, Ormas di Kalteng Laporkan 2 Oknum Aparat

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalimantan Tengah (Kalteng). (detikKalimantan)

Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalimantan Tengah (Kalteng). (detikKalimantan)

SuarIndonesia — Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalimantan Tengah (Kalteng) melaporkan dua orang aparat Polres Seruyan yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. GDAN Kalteng mengajukan laporan tersebut ke Bidpropram Polda Kalteng.

Ketua GDAN Kalteng, Sadagori Henoch Binti atau Ririn Binti menerangkan pihaknya menerima aduan dari seorang pemuda di Kuala Pembuang, Seruyan bahwa ayahnya telah menjadi bandar narkoba serta dibekingi dari aparat setempat. Aduan itu disampaikan sejak awal Bulan Februari 2026.

“Pemuda itu mengatakan ada dua anggota polisi yang bertugas di Satresnarkoba Polres Seruyan membekingi. Dia melihat langsung dua oknum ini sering datang ke rumah dan mengkonsumsi sabu-sabu bersama-sama, bahkan ikut membungkus untuk dijual,” ujarnya kepada awak media, Jumat (20/2/2026).

Atas pengakuan itu pihaknya meminta agar Bidpropram Polda Kalteng segera menindaklanjuti pelaporan terkait anggotanya yang terlibat narkoba. Ririn menyatakan pelaporannya kepada Bidpropram Polda Kalteng telah diterima.

“Atas dasar itu kami meminta agar Bidpropram menindaklanjuti. Dan hari ini laporannya sudah diterima,” ujar Sadagori, dilansir dari detikKalimantan.

Selain itu, Ririn juga menyampaikan penjualan narkoba oleh ayah dari pemuda yang mengadu itu sudah berjalan bertahun-tahun. Ia menyebut ayah pemuda itu berjualan narkoba secara bebas di rumah.

Baca Juga :   ANAK TRENGGILING Diselamatkan Warga dan BKSDA Sampit

“Mereka bisa bebas berjualan, karena ada setor ke Polres Seruyan,” ungkapnya.

Ririn menyatakan pihaknya siap mempertanggung jawabkan atas fakta yang ia peroleh dari laporan pemuda tersebut. Ia memiliki beberapa bentuk bukti salah satunya berupa rekaman video.

“Kami memiliki bukti kuat, salah satunya berupa rekaman video dengan pemuda itu,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Budi Rachmat menegaskan siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba akan ditindak tegas, termasuk aparat jika terbukti terlibat dalam peredaran tersebut.

“Polri sebagai institusi penegak hukum mengemban amanah memberantas tindak pidana termasuk narkotika yang jadi salah satu ekstra ordinary crime. Polri menegaskan komitmen nya tidak akan mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan psikotropika baik dilakukan oleh masyarakat maupun aparat,” ucap dia.

Untuk diketahui, pelaporan GDAN Kalteng juga didampingi oleh Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kalteng. Hal tersebut sebagai bentuk pengawalan terhadap keputusan yang diambil dari masyarakat adat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS RITA WIDYASARI: KPK Periksa Bupati PPU dan 22 Saksi Lainnya
KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026
WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan
MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur
KALTENG Jalankan Program Multibahasa
YUSRIL: Pemecatan Anggota TNI Pesan Tegas tak Ada Toleransi Kekerasan
KASUS ANDRIE YUNUS: Empat Anggota TNI Divonis 1,5–3 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca