DEMO EVALUASI Prabowo-Gibran: Diwarnai Rasisme!

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi massa di depan DPRD Kalteng evaluasi kepemimpinan Prabowo-Gibran. (Foto: detikKalimantan/Ayuningtias P Lestari)

Aksi massa di depan DPRD Kalteng evaluasi kepemimpinan Prabowo-Gibran. (Foto: detikKalimantan/Ayuningtias P Lestari)

SuarIndonesia — Demo evaluasi Prabowo-Gibran di DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) diwarnai peristiwa rasisme. Peserta aksi sempat mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari pihak keamanan terkait suku dan daerah.

Peristiwa terjadi saat massa berpindah posisi dari gerbang utama ke gerbang samping gedung DPRD Kalteng. Sebelumnya, sudah sempat terjadi ricuh karena massa tidak diperbolehkan masuk. Pimpinan DPRD tak kunjung keluar, sehingga sebagian peserta mencoba menerobos ke gedung samping.

Aris (21), salah satu peserta aksi sekaligus saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut, membeberkan kronologi temannya yang mengalami perlakuan rasis. Menurut Aris, perlakuan tersebut dipicu emosi antara dua pihak yakni peserta aksi dan pihak keamanan.

“Jadi tadi ada kawan-kawan kita di sana (gerbang samping) mendapatkan perlakuan rasis. Pemicunya tadi mungkin karena amarah kita masing-masing pihak,” ujar Aris pada awak media, Kamis (30/10/2025).

“Nah tetapi persoalannya tadi ketika ada salah satu kawan kita yang sedang berbicara menggunakan bahasa Dayak dicampur dengan bahasa Indonesia, direspons berbeda dari pihak keamanan. Dia malah memancing-memancing dengan kata-kata kamu orang mana? Ini Kalimantan, Suku Dayak. Kamu bukan orang Dayak, jangan macam-macam kamu sama orang Dayak. Ini tanah Kalimantan,” cerita Aris mengingat peristiwa tersebut.

Baca Juga :   SEBUAH RUKO di Cemara Raya Terbakar

Emosi peserta dan petugas keamanan pun memuncak hingga terjadi adu mulut. Aris sendiri melihat pelaku yang melakukan perlakuan rasis menggunakan seragam satpam. Diduga orang tersebut dari keamanan DPRD.

“Yang kami tahu tadi seragam satpam dan keamanan lain,” ucap Aris.

Sementara itu, dilansir dari detikKalimantan, Sekretaris DPRD Kalteng, Pajarudinnoor menengahi permasalahan tersebut. Pihaknya meminta maaf atas perbuatan anggotanya yang telah melakukan tindakan rasis. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi karna amarah dua pihak yang sedang memuncak. Pihaknya berjanji akan menjadikan evaluasi atas peristiwa tersebut.

“Karena memang situasinya tadi itu agak panas. Ya saya memohon maaf. Mohon permaklumannya. Ini menjadi evaluasi kami ke depan,” ujar Pajarudinnoor. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca